Our Wedding Path ♥

Daisypath Anniversary tickers

Our Baby ♥

Lilypie First Birthday tickers

Wednesday, 25 August 2010

My husband's birthday

Tanggal 24 agustus yang lalu adalah hari ulang tahun suami saya tercinta. Baru kali ini saya bisa merayakan ulang tahun bersama dengan suami sayalove. Dulu ketika masa pacaran, kami tidak bisa merayakannya bersama...biasanya terbentur masalah jarak (dia ada di luar negeri,sedangkan saya ada di Indonesiasedih).

Kami merayakan ulang tahun dengan kecil-kecilan,tapi sangat berkesan bagi kami berduaihikhik. Saya juga baru pertama kalinya membuat kue tart sendiri. Kue tart yang saya buat dari fondat marshmallow. Sayapun membuat hiasan kue tart dengan menggunakan permen marshmallow...jadi keseluruhan kue tart dapat dimakan semuanyakenyit .



Oleh karena suami saya suka dengan sapi, maka saya berusaha belajar dari youtube cara membuat fondant marshmallow berbentuk sapi. Ya memang tidaklah sempurna yang dibayangkan,tapi cukup lumayan untuk orang yang baru pertama kali belajar membuat kue tart
senyum].

Dan karena kami hanya merayakannya berdua, maka hidangan makananpun juga hanya 2 macam: mie goreng dan cap jay..serta tidak lupa es cendol (yang juga pertama kali saya buat). Hidangan yang sederhanapun terasa mewah ketika kita makan bersama orang yang sangat kita sayangimalu.

Kami berharap tahun depan kami bisa merayakannya bersama dengan anak kami...amindoa
(Itulah juga yang menjadi harapan terbesar dari suami sayaangel.

PS: Happy birthday my beloved husband..may all your dreams and wishes come true..all the best for you..i love you very much:inlove:-by veve

















Read More..

Tuesday, 24 August 2010

Wie tot God komt moet geloven dat Hij bestaat

van: Hebreeen 11:6
Dat is eigenlijk vanzelftsprekend: het heeft weinig zin om iemand aan te roepen aan wiens bestaan je twijfelt. En toch, laten we eerlijk zijn, toch rammelen vaak onze gebeden vanwege een diepgaande twijfel. Dan worden we bestookt door vragen in de trant van 'Zou God het wel horen?' Streker nog: 'Zou God wel bestaan?' De schrijver van de brief aan de Hebreeen schrift een heel hoofstuk vol voorbeelden van mensen die geloofd hebben. Abel, Henoch, Abraham, ze hebben zeker weleens getwijfeld, maar in de grote lijn in hun leven was toch die van het geloof. En wat is geloof? Geloven is vertrouwen, ervan uitgaan dat de ander ook werkelijk zal doen wat hij zegt. Geloven is: er diep van overtuigd zijn dat God meer voor je in petto heeft, een rijker leven, een schat aan geestelijke rijkdom. De enige voorwaarde is: dat je dat alles echt gelooft. Wie tot God komt moet geloven dat Hij bestaat en een beloner is voor wie Hem ernstig zoeken. Vrewacht nooit te weinig van God!Justify Full

Bron: "Aan stille wateren" A.F.Troost

In God geloven betekent niet alleen maar ook "to trust" (jezelf overgeven voor God)
:eheh:

Read More..

Wednesday, 18 August 2010

Never give up in life!

Setiap kita mempunyai pertandingan yang harus kita selesaikan. Kadang pertandingan tersebut terasa sangat berat, beban tidak ada habisnya bahkan semakin menindih. Kita berdoa dan menangispun namun seakan tidak ada jawaban. Tapi apakah itu akhir dari pertandingan kita?, apakah putus asa adalah jalan keluarnya?, apakah kita kemudian hanya menyalahkan lingkungan/orang-orang disekitar kita/bahkan menyalahkan Tuhan akan keadaan yang ada?...marilah kita merenungkan setiap pertanyaan yang ada.

Tuhan sudah terlalu baik kepada kita, apa DIA pernah tidak memberikan yang terbaik kepada kita??(Kol1:15-23)..tinggal bagaimana kita ingat akan segala kebaikkanNya. Jangan-jangan kita hanya melihat kebaikkanNya dari kaca mata kita. Apabila segala hal berjalan dengan mulus, maka terlihat dengan nyata akan kebaikkan Tuhan...namun jika segala sesuatunya tidak berjalan mulus dan sesuai dengan harapan kita, Tuhan sudah tidak adil kepada kita. Kitapun mulai membandingkan diri kita pada orang lain. Padahal orang lain belum tentu lebih baik keadaannya dari pada kita. Merekapun memiliki pertandingan dan masalah yang harus mereka hadapi sendiri, bahkan mungkin bisa saja lebih berat dari kita...kitapun juga tidak akan pernah mengetahuinya.




Tuhan tidak pernah tidak menjawab setiap doa kita. Kita harus mempercayaiNya, DIA pasti menjawab doa-doa kita..terlepas jawabannya iya, tidak/menunggu. Tinggal bagaimanakah kesiapan hati dan kedewasaan kita untuk menerima jawaban yang ada. Bagaimana kita bisa terus dekat kepadaNya itu juga akan menentukan segalanya. Kita mungkin susah mendengar jawabanNya jika kita tidak dekat kepadaNya..bahkan malah bisa-bisa jawaban kita "kita manipulasi sedemikian rupa" seakan menjadi jawaban Tuhan???...itulah yang harus kita renungkan. Adakah kita mau mengakhiri pertandingan kita seturut dengan rencanaNya/tidak???.

Setiap dari kitapun akhirnya juga harus mempertanggung jawabkan pertandingan yang sudah kita jalani nantinya dihadapanNya. Jadi tinggal bagaimana kita bisa mengakhirinya dengan baik, mempergunakan setiap tenaga yang kita punya, setiap hikmat yang DIA beri, dan setiap kekuatan sampai batas akhir kita. Jika pertandingan berhenti maka hidup kitapun akan berhenti. Sejalan dengan pertandingan,pasti ada beban dan masalah selayaknya banyak pesaing-pesaing kita yang juga ingin mengalahkan kita (beban itupun seakan menindih dan membuat kita ingin berhenti dari pertandingan ...dan kalah).

Namun seperti halnya video diatas, seorang ayah yang setia menemani anaknya untuk menyelesaikan pertandingannya. Kitapun bisa sadar dan menaruh pengharapan kita bahwa jika ayah didunia saja mampu melakukan hal tersebut, apalagi Bapa yang kita miliki disurga. DIA terlebih besar dari segalanya. Tidak ada satupun yang terlepas dari pandangan mataNya, hembusan nafasNya, pendengaranNya bahkan tangan kasihNya. Segalanya sudah diaturNya dengan sangat sempurna...kita tidak lagi sendiri dalam menghadapi pertandingan hidup kita. Kita punya Bapa yang sempurna, yang selalu ada untuk memberi kita kekuatan apabila nafas dan kekuatan kita sudah habis dan kita ingin menyerah. DIA teramat menyayangi dari setiap kita dan DIA mengerti setiap batas kemampuan kita.

Akhirnya...melalui setiap pertandingan yang kita lalui, kitapun boleh mengucap syukur karena melalui hal tersebut akan menjadikan kita semakin dewasa dan semakin kuat didalamNya. Dan kitapun mendapat sebuah kepastian bahwa kita tidak bertanding seorang diri, kita tidak menyelesaikan masalah kita sendirian, kita tidak pernah berjalan sendiri...karena Bapa kita yang disurga akan selalu ada disamping kita. Jadi marilah setiap kita tetap dengan semangat yang penuh dan memberi yang terbaik yang bisa kita perbuat untuk mengakhiri setiap pertandingan kita. .

I have fought the good fight,I have finished the race,I have kept the faith
(2 Tim4:7)

Read More..
Our Journey © 2008 Por *Templates para Você*