Our Wedding Path ♥

Daisypath Anniversary tickers

Our Baby ♥

Lilypie First Birthday tickers

Monday, 26 July 2010

New life in Den Haag ^^

Kami mengatakan sebuah kehidupan yang baru karena memang segalanya baru. Kami pindah dari rotterdam yang adalah sebuah kota besar yang penuh dengan keramaian, kriminalitas dan kemegahan kehidupan malam menuju ke Den Haag yang merupakan sebuah kota pemerintahan dengan tata kota yang nyaman, tenang bahkan sepi, dan rapi. Foto disamping adalah foto kawasan dimana kami tinggal sekarang...kami tinggal di Lijsterbesplein-Den Haag


Dahulu kami tinggal di Beijerlandselaan (kawasan selatan rotterdam). Kami terpaksa pindah dari rotterdam karena lingkungan di tempat tinggal lama kami kurang baik, terlalu banyak imigrant dari maroko dan turki. Sebagian besar dari para imigrant tersebut kadang kurang bisa diarahkan, apalagi anak-anak mudanya...banyak yang dari mereka merokok, menghisap mariyuana/narkoba, mabuk bahkan memecahkan botol di jalan dan membuang air seni di gang-gangT_T. Meskipun cukup banyak polisi yang berjaga sepanjang waktu, namun kami kadang merasa tidak terlalu aman disana. Namun dibalik semua sisi negatif yang ada, sisi positifnya adalah tempat dimana kami tinggal sangatlah strategis (dekat dengan pusat perbelanjaan). Jadi, akhirnya kami memutuskan untuk mencari tempat yang lebih aman dan tenang, sampai akhirnya kami menemukan di Den Haag ini. Memang tempat kami ini tidak begitu besar tetapi cukup nyaman dengan lingkungan yang baik.





Kami melakukan proses pindahan dari hari senin-sabtu minggu lalu. Beberapa barang yang masih mampu kami bawa sendiri, kami bawa dengan tas-tas koper. Tapi beberapa barang yang berat, kami terpaksa meminta bantuan teman kami yang punya mobil disini. Setiap hari kami harus membawa tas koper untuk sedikit demi sedikit memindahkan barang-barang yang ringan. Kami harus pulang-pergi dari rotterdam-den haag, naik-turun tram dan keretaT_T...betapa sangat melelahkannyaT_T...kami melakukan hal itu dari hari senin-sabtu. Dalam kelelahan kami, ketika kami sejenak berpikir dan membayangkan tentang Indonesia... betapa menyenangkannya jika kami mau pindahan di Indonesia...banyak orang yang akan siap membantu kami^^. Namun di Belanda, kami harus mandiri..melakukan apapun sendiriT_T. Jadi jika banyak orang mengatakan enaknya tinggal di negara orang, kami rasa pendapat itu tidak sepenuhnya benar. Jika tinggal di negara orang maka kita harus benar-benar menyiapkan diri kita baik-baik untuk beradaptasi dengan lingkungan, pola hidup, cara pikir dan budaya yang baru..terutama menyiapkan hati dan iman kita karena kita jauh dari sanak-saudara dan sahabat-sahabat kitaT_T.

Dalam membuka kehidupan baru tersebut, ada pula pelajaran baru yang kami dapat dari Tuhan. Bagaimanakah cara Tuhan memberi kami pelajaran??..beginilah cerita kami:
Pada hari selasa minggu yang lalu kami kena tilang polisi ketika kami naik tram (selama dalam proses pindahan tersebut). Kami kena tilang karena kami sengaja tidak mau membayar tram (tidak check in/check out). Kami melakukannya dengan sengaja karena kami menggangap kami telah dirugikan beberapa kali oleh HTM (dinas perhubungan), beberapa kali pulsa pada kartu tram kami terpotong tanpa alasan yang jelas. Ketika kami mencoba mengklarifikasikan hal tersebut, pihak HTM hanya mengatakan bahwa itu adalah nasib buruk kami (mungkin mesin check in-check out di tram sedang ada gangguan)...tidak pernah ada ganti rugi/jalan keluar. Akhirnya kami marah, dan kami ingin membalas dendam atas kerugian yang kami terima. Jadi kami sengaja tidak membayar ketika beberapa kali kami naik tram ("sebagai ganti rugi",pikir kami). Toh..ketika kami naik tram, kami juga melihat beberapa orang belanda yang juga tidak check in/check out, jadi kami mengikuti budaya mereka yang buruk itu. Tapi ternyata Tuhan masih baik pada kami. Sekali kami naik tram pada hari senin...kami masih lolos dari petugas. Tetapi ketika hari selasa kami naik tram yang sama, tiba-tiba datanglah seorang polisi dan memeriksa kami...kami ketahuan tidak check in/check out (tidak membayar), kamipun ditilang dan harus membayar sebesar 74 euros. Memang jumlahnya cukup besar bagi kami, namun kami masih bersyukur padaNya karena DIA masih peduli pada kami. Apabila kami tidak segera diingatkanNya, mungkin kami akan melakukan balas dendam kami selamanya (sampai kami puasT_T). Pelajaran yang kami dapat adalah: kami tidak boleh membalas dendam, apapun yang terjadi anak Tuhan harus mempunyai kehidupan yang jujur (tidak hidup menurut apa yang dunia/lingkungan mau) dan menerima segala keadaan dengan ucapan syukur.

Kami juga berharap semoga di Den Haag kami bisa menemukan komunitas gerejawi yang baik dan nyaman, sehingga kami bisa pelayanan di gereja (seperti apa yang dulu pernah kami lakukan ketika kami di Indonesia). Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selama kami tinggal di Den Haag ini, tapi kami tetap percaya bahwa dimanapun kami boleh melangkah dan tinggal...kami tidak berjalan sendiri, ada Tuhan yang selalu disamping kami dan memberi kami kekuatan^^.




Read More..

Thursday, 22 July 2010

Karakter sahabat

Karakter Sahabat Menurut Alkitab

1. SETIA
Banyak persahabatan hancur karena hilangnya kepercayaan. Dalam kitab Amsal 18:19 dikatakan, "Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri daripada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura sebuah puri." Dalam bagian lain dikatakan bahwa kesetiaan yang sejati sulit diketemukan. "Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya." (Amsal 20:6) Hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesetiaan adalah memelihara kepercayaan. Hilangnya kepercayaan terhadap orang lain merupakan gejala kejiwaan yang cukup sulit diatasi. Karena itu cobalah sedapat mungkin mencegah hal itu dengan belajar menahan diri untuk tidak menceritakan hal-hal yang kita anggap rahasia. "Belalah perkaramu terhadap sesamamu itu, tetapi jangan buka rahasia orang lain, supaya jangan orang yang mendengar engkau akan mencemoohkan engkau dan umpat terhadap engkau akan tidak hilang." (Amsal 25:9-10) Kesetiaan juga berarti tetap mendorong baik dalam keadaan suka maupun duka, "seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17).

2. SALING MEMBAGI
Yang dimaksud dengan saling membagi di sini adalah dapat berbagi suka duka termasuk perasaan. Mungkin dapat diartikan saling mengemukakan setiap masalah yang dihadapi. Hal itu jelas tidak dapat dilakukan kepada setiap orang. Dan ada 4 kunci untuk dapat melakukan hal ini :





* MENDENGAR
"Hai, saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah." (Yakobus 1:19). Yang dimaksud cepat mendengar adalah memusatkan pendengaran dan pikiran kepada apa yang dikatakan lawan bicara kita. Seharusnya kita belajar mendengar kata-kata yang diucapkan, menangkap pesan yang terkandung dan mengartikannya secara tepat.

* BERBICARA
"Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya." (Amsal 18:13). Sementara itu dibagian lain dari kitab amsal dikatakan, "perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel di pinggan perak." (Amsal 25:11). Walaupun persahabatan yang kita bina telah sampai pada tahap cukup erat, kita tetap tidak bisa berbicara seenaknya. Oleh sebab itu untuk menjaga ucapan, kita perlu bersikap jujur dan bijaksana dalam mengucapkan segala sesuatu. Jangan takut berbicara, tetapi juga jangan takut berdiam diri.

*MENERIMA
Yesus memang tidak senang akan dosa-dosa kita, tapi Ia tetap bersedia menerima kita sebagaimana adanya. Sebagai orang percaya seharusnya kita dapat mengikuti jejak Yesus sehingga dapat berkata kepada orang lain, "Saya menerima Anda sebagaimana adanya walaupun saya tidak setuju dengan apa yang anda katakan atau kerjakan."

* MENGERTI
Komunikasi akan gagal bila tak ada pengertian. Mendengar saja belum cukup. Kita perlu mengerti maksud pembicaran orang lain. Pengertian yang benar sesungguhnya pemberian Tuhan, "Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulutNya datang pegetahuan dan kepandaian." (Amsal 2:6). Bila kita besedia memperhatikan sungguh-sungguh teman-teman kita, maka Tuhan akan mengaruniakan pengertian untuk melakukan hal itu. Sikap untuk memahami orang lain merupakan dasar yang kokoh tempat bertumbuhnya persahabatan yang saling memberi dan menerima.

3.MENIKMATI BERSAMA
Seorang sahabat tentu tidak akan senantiasa ada sepanjang hari di samping kita untuk berbicara serta mendorong terus-menerus. Ada waktunya kita berjalan bersama ke tempat rekreasi, makan bersama, tertawa dan merasakan kebahagiaan bersama-sama. Bila saat ini kita sedang mengembangkan persahabatan dengan seseorang, cobalah berpikir kreatif hal-hal yang dapat dikerjakan dan dinikmati bersama. Lakukanlah dengan jujur sehingga kegembiraan yang diperoleh tidak terasa dibuat-buat. Dengan menikmati kegembiraan bersama-sama, keutuhan persahabatan akan tetap terjaga.

4. MENDORONG
Seorang sahabat seharusnya mendorong kita ke arah pikiran-pikiran baru, pertumbuhan kepribadian dan kedewasaan rohani."Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya." (Amsal 27:17). Kita seharusnya dapat dan bersedia mendorong orang lain untuk hidup secara benar. Dengan demikian kehidupan kita akan diperkaya dengan hadirnya seorang sahabat. Namun bagaimanapun juga harus diakui bahwa tidak setiap orang mampu mendorong dan memberi semangat kepada sesamanya. Oleh sebab itu kita tidak perlu memaksakan diri menjadi orang yang pandai memberi semangat, tetapi jadilah diri kita sebagaimana adanya. Carilah hal-hal yang memang merupakan kelebihan dalam diri kita dan dapat diberikan kepada sahabat kita. "Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik." (Ibrani 10:24)

5. MEMBESARKAN HATI
Persahabatan yangmenghasilkan tekanan bagi salah satu pihak tidak akan dapat bertahan lama. Bagaimanapun kita perlu memberi dan diberi semangat. Untuk membangkitkan semangat, kita dapat melakukannya melalui hal-hal kecil dan sederhana. Misalnya dengan mengirim kartu ucapan ulang tahun, membicarakan hal-hal yang membangun, menyediakan waktu untuk mendengar keluhan-keluhannya, dan lain-lain. "Tetapi nasehatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan, 'hari ini' supaya jangan ada diantara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa" (Ibrani 3:13)

6. PENGORBANAN DIRI
"Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya" (Yohanes 15:13). Dalam persahabatan, masing-masing pihak biasanya saling memperhatikan kebutuhan mereka. Jika yang satu memerlukan sesuatu, maka yang lain dengan senang hati memberikannya. Pengorbanan diri merupakan unsur penting dan merupakan ukuran dari erat tidaknya persahabatan yang kita bina, "dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga." (Filipi 2:4).

7. KASIH
Persahabatan ideal dibangun di atas dasar kasih yang memberi dan rela berkorban, dan tidak mengharapkan balasan. Memang benar kasih akan lebih terasa bila diungkapkan melalui tindakan tetapi pada saat tertentu perlu juga dikatakan. Masalah kapan harus melakukannya, diperlukan hikmat. Oleh sebab itu mintalah kepada Tuhan agar kasih yang kita sampaikan dapat dirasakan sebagai berkat dan orang tidak salah menerima.

8. TANTANGAN ROHANI
Pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik. Seharusnya melalui jalur persahabatan kita dapat menyampaikan kabar keselamatan Kristus dan bila memungkinkan dapat membimbing mereka kepada Yesus Kristus, "Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang." (Amsal 13:20). Persahabatan yang dibangun hendaknya berpengaruh positif terhadap pertumbuhan rohani kita. Yang penting untuk dijaga adalah agar kita dapat mempengaruhi dan bukan dipengaruhi orang lain.

Adakah kita sudah menjadi seorang sahabat yang terbaik bagi orang lain?
Semoga renungan diatas bukan hanya mampu mengevaluasi hidup kami, tapi juga bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian

Read More..

BEST OF LUCK IN LOVE

CINTA...

Bila saatnya tiba, kita tidak lagi mencari teman kencan, tapi teman sejiwa.
Tahukah anda, perbedaan antara pria yg bisa di ajak kencan dan pria yang bisa di ajak menikah??. Pria yang bisa di ajak kencan, memberikan saat-saat indah, tapi pria yang bisa diajak menikah akan memberikan kehidupan yang indah untuk kita. Pria yang bisa di ajak menikah, biasanya pemalu di awal proses kencan, bahkan kadang tidak menarik. Tapi individu yg justru mengawali dengan tidak terburu-buru akan menjalani dengan proses dengan baik dan berakhir dengan bahagia. Dalam mencari jodoh yang harus dilakukan pertama kali dan paling mendasar, bangun persahabatan terlebih dahulu.

Untuk menemukan CINTA SEJATI, anda tinggal mencari sahabat terbaik, bukan pecinta ulung. Pasangan yg telah menikah lama biasanya mengatakan, "Pasangan saya merupakan sahabat terbaik". Sahabat yg akan di jadikan pasangan anda, seseorg yg secara fisik maupun psikologis
menarik hati anda. Maksudnya pasangan hidup anda harus yg nyambung githu!

JADIKAN SAHABAT LEBIH DULU Jangan silau dengan penampilan fisik (misal, macho, tampan, punya mobil bagus, bla... bla...). Kencan adalah suatu proses mencari tahu apa yg benar2 diinginkan.





  • CARI PASANGAN BUAT MENIKAH BUKAN UNTUK PACARAN
Ingat perbedaan mendasar pria yang bisa di ajak menikah dan yang bisa diajak kencan. Biasanya pria yang bisa di ajak kencan pandai merayu, tapi tidak mampu mempertahankan hubungan.

  • JANGAN TERJEBAK DENGAN ILUSI ROMANTIS.
Hati-hati dengan pria yang biasanya hanya bersenang-senang: memberikan bunga, permen atau perhatian tetapi tidak bisa memberikan dukungan saat anda melalui saat-saat berat. Pria yang mau di ajak menikah mencintai anda secara keseluruhan, tidak hanya yang baik-baik saja. Carilah pria yang bisa memberikan rasa aman secara emosional.

  • TENTUKAN BATAS DALAM BERHUBUNGAN
Ada beberapa pria yang tidak bisa di ajak serius. Mereka mempunyai kecenderungan tidak setia dan selalu mencari yang "lebih" lagi, seperti ungkapan "rumput tetangga lebih hijau". Jika pria yang pergi dengan anda selalu melirik wanita lain (alias ganjeng), jangan coba-coba menjalin hubungan dengannya. Kecuali disaat-saat tertentu dia ingin membuat anda "jealous.".. (anda pasti tahu dimana saat dia bercanda atau serius saat melirik wanita lain). Tentukan batasnya, jangan biarkan orang lain berulang-ulang menyakiti hati anda, Jika terjadi dan anda tidak mengatakan apa-apa, sama artinya dengan "dia dapat memperlakukan anda seenak perutnya".

  • TULISLAH KUALITAS YANG DI BUTUHKAN DARI SEORANG PRIA
Misalnya, jika anda membutuhkan seseorang yang benar-benar sensitif dan bisa diajak bicara, jangan terpaku pada pria yang tampan tapi pendiam. Jangan buang waktu berkencan dengan pria yang pada dasarnya tidak akan membuat anda bahagia. Jika anda tahu apa yang di butuhkan (bukan hanya diinginkan) dan tahu apa yang bisa membuat anda bahagia, anda akan mampu mengenali si dia saat menampilkan kualitas dirinya, bukan hanya dari penampilan luarnya saja.

  • JANGAN TAKUT BERTANYA
Jika ada pria yang berjanji akan menghubungi anda tapi tidak melakukannya, anda berhak menanyakan alasannya. Sering kali wanita membuat kesimpulan keliru tentang hal ini. Pria dan wanita berbeda, mereka melakukan sesuatu dengan alasan dan motivasi yg berbeda pula. Jangan terlalu berprasangka dan berpikiran terlalu jauh atau yg nggak-nggak Sebaiknya minta klarifikasi atau penjelasan secara langsung dari dia... "anggap saja dia montir bengkel mobil anda".

  • PAHAMI TERLEBIH DAHULU, KENCAN, SEPERTIJUGA PERNIKAHAN, MERUPAKAN PROSES
Seperti juga persahabatan, kencan yang serius membutuhkan waktu. Dalam tahap ini mulailah mencari tahu seperti apa pria yang berkencan dengan anda. Misalnya mencoba dengan mengatakan hal yg sederhana, katakan padanya anda mengalami yang tidak menyenangkan hari ini. Bila ia tidak bertanya MENGAPA dan malah mengalihkan pembicaraan ke topik lain, anda bisa tahu pria ini bukan orang yang enak di ajak "berbagi" perasaan. Ingat: kemampuan berbagi, kunci ikatan cinta sejati yg kuat. Suatu hubungan bukanlah suatu yg anda miliki atau tidak. Melainkan merupakan kerja sama dua belah pihak, satu kesatuan, dimana terdapat saling asuh,
dukungan stimulasi, kejujuran, dan banyak lagi.

  • MEMANDANG HUBUNGAN SEBELUMNYA SEBAGAI PELAJARAN, BUKAN KEGAGALAN
Setiap orang yang terlibat dalam hidup anda, memberikan pelajaran berharga (termasuk mantan-mantan pacar anda). Apapun yang menimpa anda, anda bisa mengambil hikmahnya. Hubungan sebelumnya bisa di jadikan pelajaran, apa yang membuat anda bahagia dan sebaliknya. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan sebelumnya. Ingat, berbuat KHILAF itu manusiawi, tapi jika melakukannya terus menerus, itu suatu KEBODOHAN.

  • JANGAN TAKUT MENCOBA, SEKALIPUN TIDAK SESUAI DENGAN HARAPAN ANDA.
Wanita seringkali terpaku pada pola harapan yg lazim tentang cinta. Misalnya hanya menikah dengan pria yg berasal dari kota, gaul, terpelajar dan bekerja di kantor. Jangan takut mencoba sesuatu yg tampak tidak bisa membuat anda bahagia. Siapa tahu anda malah bisa senang tinggal di desa dengan tenang bersama suami. Jangan hanya berkencan dengan tipe anda. Tipe hanyalah serangkaian sifat yg ada pada seseorang. Anda kan tidak berkencan dengan serangkaian tipe itu, melainkan secara keseluruhan. Banyak pria dan wanita tidak memanfaatkan waktu secara keseluruhan, untuk menganalisa apa yang sebenarnya diinginkan. Mereka langsung memilih dengan gampang dan cepat, "berkencan dengan orang yang sesuai dengan tipenya". Ini adalah suatu phobia (ketakutan) terhadap komitmen.

  • JADILAH DIRI ANDA SENDIRI
Jangan "berpura-pura" dalam berhubungan, percuma dan tidak akan ada hasilnya. Ada empat kualitas utama dari seseorang, entah itu pria atau wanita, yang bisa membuat org lain tertarik:
1. autentik (asli)
2. dapat di percaya
3. genuine (tulen/rajin)
4. tidak plin-plan alias konsisten
Pria dan wanita yang bisa di percaya, selalu jujur dan menjadi dirinya sendiri, akan dapat menikmati kehidupan dan akhirnya menemukan CINTA SEJATINYA!

(disadur dari buku "Heart to Heart" by Basha Kaplan)

Read More..
Our Journey © 2008 Por *Templates para Você*