Our Wedding Path ♥

Daisypath Anniversary tickers

Our Baby ♥

Lilypie First Birthday tickers

Tuesday, 4 May 2010

Love is kind




Love is kind atau kita kenal Kasih itu murah hati. Didalam kata Yunani untuk "kind" adalah chrestos yang berarti baik, lebih mudah, lebih baik, ramah, bersedia untuk mematuhi, dan menyenangkan. Bagaimanakah kasih yang murah hati itu???... Berikut akan kami bagikan mengenai kasih yang murah hati itu berdasarkan dari buku dan artikel yang pernah kami baca / dengar






Kasih yang murah hati adalah:

1. Selalu berusaha mendahulukan kepentingan orang lain yang membutuhkan dan membantu untuk menguatkan mereka yang terjatuh.
Seberapa sering dari kita masih ingat akan sesama kita yang membutuhkan?? Didalam dunia yang semakin maju ini, orang cenderung egosentris (lebih mementingkan diri mereka sendiri) daripada orang lain disekitar mereka. Akan tetapi Tuhan terus mengingatkan kita sebagai orang Kristen untuk memiliki kasih yang murah hati melalui firmanNya. Jika kita menilik kembali kepada Lukas 10:25-37, kita dapat melihat dengan jelas bagaimana mengasihi sesama kita dan memberi pertolongan kepada mereka pada saat yang paling mereka butuhkan.
Memang lebih mudah bagi kita untuk mengasihi orang dengan murah hati apabila mereka berasal dari satu suku, satu marga, satu status ekonomi yang sama dengan kita. Tetapi apabila mereka berbeda suku /rasis dengan kita, akankah kita tetap mengasihi dan membantu mereka??.
Seharusnya kita lebih bijak untuk bisa memilah antara kebutuhan dengan perbedaan cara pandang/budaya/paham tersebut dan kita belajar untuk menguatkan / mengasihi sesama kita terlepas dari berbagai macam perbedaan yang ada. Terus belajar untuk melihat Tuhan Yesus Kristus dalam kebutuhan orang lain.

2. Sopan terhadap sesama kita, tidak bertingkah laku buruk dan sombong.
Sejauh apakah kita sudah berlaku sopan terhadap sesama kita?, sejauh manakah kita memandang akan keberadaan mereka?, pernahkah kita sombong akan keberadaan diri kita yang mungkin lebih daripada orang lain? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin sering kita dengar, namun sudahkah kita mengkoreksi diri melalui jawaban yang kita berikan. Kita tidak selayaknya berlaku tidak sopan, bertingkah laku buruk dan sombong terhadap sesama kita karena kita hanyalah manusia yang berdosa...kita tidak ada bedanya dengan sesama kita yang lainnya. Kita hidup hanya karena DIA yang terlalu mengasihi kita dengan murah hatinya. Tanpa kasihNya yang murah hati itu, kita mungkin tidak dapat melewati keseharian kita dengan baik...jadi adakah alasan bagi kita untuk sombong/tidak sopan/berlaku buruk pada sesama kita??. Kristus yang agung tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri , dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib (Filipi 2:6-8). Jadi...marilah kita mengasihi sesama kita dengan murah hati sama seperti Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mengasihi kita dengan murah hati.

3. Bersifat aktif dengan mencegah orang-orang/ sahabat- sahabat yang kita jatuh dalam kehancuran hidup mereka.
Banyak orang Kristen yang malas/bahkan tidak peduli untuk mengingatkan sesama mereka yang sedang dalam kehancuran. Kita mungkin tidak mau/"pura-pura tidak tahu menahu" untuk membantu sesama kita karena kita melihat orang tersebut tidak tahu diri, pernah meremehkan kita, pernah menfitnah kita, selalu mengambil keuntungan dari kita, pernah mencelakakan kita, tidak terlalu dekat dengan kita, atau bahkan menyalah gunakan bantuan kita. Siapapun dari kita pasti pernah mendapatkan sahabat/orang-orang yang seperti itu didalam pergaulan kita...tapi apakah dengan karakter-karakter mereka yang tidak baik itu membuat pelita kita padam. Orang Kristen dipanggil untuk menjadi pelita ditengah kegelapan dunia..jadi sejauh apakah pelita kita tetap menyala untuk dunia yang gelap disekitar kita dengan mencegah mereka untuk jatuh lebih dalam dalam kehancuran hidup mereka???. Mari kita ingat kembali akan teladan Kristus, Kristus mengasihi dengan murah hati orang-orang yang terpuruk dalam hidupnya (contoh: perempuan sundal, orang-orang farisi, dan pemungut cukai). Kristus bergaul dengan mereka, bahkan mengingatkan mereka kembali untuk berjalan dalam jalan kebenaran dan mencegah mereka untuk terperosok lebih dalam didalam dosa-dosa lama mereka.

4. Tegas dan berani untuk mengungkapkan kebenaran.
Kasih yang murah hati bukan hanya lembut, namun juga tegas apabila ada ketidak benaran terjadi. Tuhan kita Yesus Kristuspun juga dengan tegas dan berani untuk mengusir orang-orang yang berjualan dari Bait Suci (Yoh2:15). Kristus tidak diam saja ketika melihat hal yang tidak benar, tapi berani menyatakannya.
Apabila kita melihat sesama kita berjalan pada jalan yang salah, kitapun diharapkan untuk tegas dan berani membawa mereka kembali pada jalan yang benar. Ketika kita hanya diam saja, itu berarti kita malah akan semakin menjatuhkan mereka ...karena mereka tidak akan pernah tahu akan kesalahan mereka. Jadi..sejauh apakah kita mengasihi sesama kita dengan murah hati???

Let us together learn to love our neighbor kindly as Christ has loved us so kindly


Read More..

Sunday, 2 May 2010

1 Corinthians 12:1-31

How does a christian community look like? 1 Corinthians 12:1-31 describe a christian community as a group of people having different rule and task to help and support each other.

Verse 4-6 state that are various gifts, ministries, miracles but in one spirit and one God. Most importantly, as it's stated in verse 7 that all of them are for our own good. We can't rely individually but everyone has to help each other to achieve one goal (v.7-11). What's the goal??...that's a christian community.

Paul describe this relation in a christian community with an analogy of a human body. A human body can do different thing but each part has their own function and one part of it can't replace the task of others' part. It's sometime hard to understand why other members of the church react and think differently in a christian community. It's simply because other members aren't like ourselves. Even in verse 22-23 state that we need to take care of the weakest members of the church.

God doesn't want dissension in His church. He requires us to help and support each other (v.25). If one part suffers, every part suffers with it; if one part is honored, every part rejoices with it (v.26).

What we learn from v.1-26 should be an example of a christian community. In order to create such community, we need to be humble toward each other and get the greatest give of all...that's love (v.31).

The passage in 1 Corinthians 12 describe the important of cooperation in humbleness and love to build a healthy christian community.

Read More..

Saturday, 1 May 2010

Psalm 13

We normally start a prayer with some good sentences as to praise our God. Firstly with tend to express God as heavenly father, good father, our great savior, and other good words. However, David started his prayer directly in Psalm 13 without any "good opening", but directly a complain (v.1-3).

It seemed that David had been suffering for a long time and yet God hadn't answered his prayer. In very extreme situation, we also can start our prayer in the way David did. But, what made David started his prayer with complaining or should we say lamenting???....it's because he was on the first of dead (v.3).

What did David want God to do from his prayer???. Actually, he wanted God to enlighten his eyes and not let his enemies overwhelm him. What David meant about enlighten his eyes?..it meant that he didn't want to loose his hope in God. David said that if he had lost faith / hope in God, he would have died.

How many times have we been in patient with God and asking for quick solution for our problems? Perhaps we rarely ask God for keeping our hope instead. God doesn't want us to be spoil children..that's way, we seem that God postponed His action. But, that's not true!! God will absolutely help us, but at the same time He wants us to trust Him and not loose our faith in Him.In this way, our faith will grow and that's what He wants. With our faith, we can also defeat our enemies and win a victory in our life.

At the end of Psalm 13, David praised God again as a closing of his prayer. What ever happened to him, he would not loose his faith and hope in God (v.6). It didn't mean at that time David wrote Psalm 13...God already answered his prayer, but he wanted to show to us that we should praise God not only after he answered our prayer but also in the time we are waiting the answer from God.

Those experience with God made David believe in God salvation even in the very hard time. So, no matter how hard he complained about what's happening in his life...he still praised God. David chose to believe in God in spite of his situation...what about us???

Read More..
Our Journey © 2008 Por *Templates para Você*