Our Wedding Path ♥

Daisypath Anniversary tickers

Our Baby ♥

Lilypie First Birthday tickers

Wednesday, 24 July 2013

His love never ends and flows like a river


 

Dalam hidup, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk menuai. 
Buat yang lagi stress, buat yang lagi capek, buat yang lagi sedih, buat yang lagi minder, anggap saja Anda sedang `menanam`. 
`Stress` karena menanam itu tidak bisa buru2,´capek´ karena menanam itu menguras tenaga, ´sedih´ karena menanam itu butuh pengorbanan, ´minder´karena kita sering melihat tetangga yang menanam lebih baik / cepat. 
Namun ketika datang waktu menuai maka kita sadar bahwa jerih payah kita tidak sia-sia. Above all, we must know that God is in control. He never lets us down beyond our strength. His love never ends and flows like a river
by: David
 

Read More..

Tuesday, 8 January 2013

Pujian syukur hatiku ya Kristusku yang mulia

Bila kuingat akan penantianku ya Kristusku yang mulia
tak jarang ku selalu mengeluh dan menangis 
tak jarang ku tuk meronta seakan tak berujung 
merasakan kapan KAU kan menjawab doa-doaku 

Tapi betapa dalam dan manisNya kasihMu bagiku 
cintaMu selalu menyegarkan relung hati yang menangis 
pelukanMu sangat hangat menjawab semua keluhku 
kesabaranMu luar bisa mendengar doa-doaku 

Sekarang ketika ku menengok kembali kebelakang 
ku melihat betapa luar biasanya diriMu menenun hidupku 
setiap hal yang boleh kualami benar-benar mendidikku 
tuk lebih lagi mengenal dan mengasihiMu 

JawabanMu benar-benar diluar apa yang kubayangkan 
terlebih hebat dan dasyat tak mampu ku lukiskan 
membuatku merasakan indahnya berjalan dengan iman bersamaMu 
membuatku tahu siapa diriMu secara pribadi 

Terlebih dari segalanya Engkau selalu ada bersamaku 
disaat-saat tak menentupun KAU ingin mengajarku tuk mempercayaiMu
KAU bergerak seakan lambat tapi tidaklah demikian 
KAU bergerak tepat sesuai dengan waktu dan rencanaMu 

Terimakasih Kristusku yang mulia atas segalanya 
Anugerah dan kasihMu yang besar tak mampu kataku tuk melukiskan 
hanyalah hatiku yang bisa KAU rasakan  
ku ingin memujimu selamaku hidup 

Terimakasih atas jawabanMu tuk berikan seorang anak didalam rahimku 
biarlah RohMu terus ada bersama dengan anak ini sampai selamanya 
biarlah anak inipun nanti merasakan kasihMu yang manis 
penuh ketaatan mengikuti jalanMu seumur hidupnya 

Sedemikian sempurnanya KAU menjawab doa-doaku 
rencanaMu yang detail menjawab penantianku..maka kupercaya.. 
KAU kan menenun anakku ya Kristusku dengan hati dan kasihMu 
sampai genaplah rencanaMu dalam hidup anakku 

Inilah pujian syukurku atas segalanya ya Kristusku 
jauh dari sempurna adanya namun semua muncul dari dalam hatiku
biarlah KAU terus tersenyum dari surga melihat segalanya 
bahkan lebih tersenyum ketika melihat anakku lahir nanti

Sukacitaku penuh bersama denganMu ya Kristusku yang mulia
masa depan anakku pun kuletakkan didalam tangan kasihMu
biarlah dia KAU jadikan terang dan garam dimanapun dia berada
selalu menjadi sukacita didalam hatiMu yang mulia

by: veve

Read More..

Monday, 2 July 2012

Tuhan t'lah menjawab penantianku^^

Jika dituliskan bagaimana cara Tuhan menjawab penantianku..sudah susah dijelaskan karena begitu rumit namun indah^^. Benarlah dinyatakan bahwa rencanaNya terlalu agung dan mulia untuk dimengerti manusia. Sampai detik saya menulis sekarang, sayapun terheran-heran bagaimana caraNya yang sempurna itu menjawab penantian saya. Penantian saya adalah: menanti seorang anak :). Akhirnya DIA mengijinkan saya hamil dan mengijinkan kami menerima seorang anak didalam kehidupan pernikahan serta rumah tangga kami...semua benar-benar karena AnugerahNya yang luar biasa bagi kami.


Dibeberapa cerita-cerita saya yang lalu, saya pernah menyebutkan apa saja yang sudah saya lakukan selama ini  untuk mendapatkan seorang anak. Hormon saya tidak seimbang dan teratur, itulah salah satu sebab saya menanti anak :). Tapi dibalik sebab apapun itu, saya percaya sebab utamanya mungkin Tuhan ingin mempersiapkan kami untuk lebih matang dan dewasa lagi..sehingga ketika anak tersebut hadir didalam kehidupan kami, kami sudah siap menjadi orang tua bagi dia.

Saya sudah menjalani beberapa pengobatan di Indonesia, tapi tidak terlalu berhasil. Akhirnya saya datang kepada dokter disini..selama 2 bulan saya diterapi dengan baik..akhirnya membuahkan hasil :). Dokter sini memang tidak terlalu menggunakan banyak obat, namun lebih teliti dan rajin dalam mengkontrol kondisi dari pasiennya. Selama masa terapi itu, saya hampir datang ke Rumah Sakit setiap 3 hari sekali guna melihat bagaimana perkembangan sel telur saya. Sel telur saya tidak membesar dengan cepat karena hormon saya kurang teratur. Dengan terapi dan obat yang pada akhirnya diberikan (dengan dosis yang paling rendah)..akhirnya hormon saya bisa stabil. Dokterpun bisa melihat kapan telur tersebut matang dan siap untuk dibuahi. Saya percaya bahwa semua terjadi bukan karena RS yang canggih, dokter yang pintar-rajin-teliti, alat-alat yang super canggih, ataupun obat yang tepat...tapi semua memang sudah waktuNya..waktunya sudah tepat bagi saya untuk hamil :)

Singkat cerita setelah dengan pengecekan darah, sel sperma bahkan hormon...dokterpun mengetahui kapan sel telur saya matang dan siap dibuahi. Pada tanggal yang telah ditentukan tersebut, proses pembuahan dapat dilakukan. Jika tidak salah proses sel telur saya matang terjadi pada tanggal 20 april 2012. Kemudian dokterpun memberi wacana bahwa jika sampai tanggal 7 mei 2012 saya belum menstruasi juga..maka saya bisa mulai check apakah saya hamil/tidak. Jika saya masih menstruasi juga pada tanggal 7 tersebut, maka dokter akan melakukan water echo kepada rahim saya. Dokter ingin melihat apakah ada polip didalam rahim saya. Jika memang ada, maka saya akan terpaksa akan dioperasi ringan untuk itu. Perasaan saya menunggu sampai dengan tanggal 7 mei benar-benar berbeda dengan waktu-waktu saya menunggu yang lalu-lalu. Biasanya saya menunggu dengan hati yang cemas dan kawatir..tetapi saat itu saya tidak tahu mengapa saya begitu tenang. Secemas dan kawatir apapun, serasa ada sesuatu dalam diri saya yang masih membuat saya sangat tenang. Saya percaya itu karena kemurahanNya memberi ketenangan dihati saya^^

Tanggal 7 mei pun berlalu, namun saya masih belum memiliki kesempatan untuk check kehamilan. Sampai tanggal 9 mei suami saya membelikan alat test kehamilan. Sayapun mulai menggunakan alat test tersebut tanggal 10 mei pagi...dan hasilnya POSITIF :). Pagi-pagi saya bangun, serasa saya melihat hasil positif tersebut..sayapun agak terjaga, bingung, gembira, tidak tahu harus bagaimana, mau teriak sukacita, banyak pertanyaan diotak...semua hal serasa bercampuk aduk didalam perasaan dan pikiran otak saya. Disaat-saat deadline sudah ditetapkan, ternyata jawaban Tuhan menakjubkan dan tidak mampu terlukiskan..How awesome HE is!

Ternyata suami saya membeli alat test tersebut 2, sehingga untuk menkonfirmasi hasilnya..saya diminta test lagi oleh suami saya tanggal 12 mei 2012..hasilnya masih POSITIF. Kemudian kami lekas-lekas memberi tahu hasilnya kepada dokter kami dan mengatur jadwal konsultasi ..hari ini tanggal 25 mei 2012 adalah jadwal konsultasi pertama kami. Hari ini ketika kami melihat hasil foto bayi kami...betapa kami merasa bahwa Tuhan sangat baik, penuh kuasa, penuh kemurahan, berlimpah kasih setia ...luar biasa didalam hidup ini. Ketika kami melihat bayi kami berdetak sempurna...luar biasa Tuhan membuatnya..tak mampu kami ceritakan kedasyatan tanganNya menciptakan seorang manusia :)

Sebelum jadwal konsultasi hari ini, sebenarnya kami terus menggunakan alat test kehamilan. Suami saya terlebih bersikeras untuk mengetahui bagaimana dengan bayi kami. Jadi saya tetap menggunakan alat test kehamilan yaitu pada tanggal 13 mei, 17 mei dan terakhir tanggal 24 mei 2012...hasilnya memang masih POSITIF :). Ya mungkin karena ini anak kami yang pertama, jadi rasa ingin tahu kami begitu besar^^. Tapi kami benar-benar bersyukur atas penyerataanNya yang sempurna dalam masa-masa penantian saya bahkan rasa takjub kami yang luar biasa akan karyaNya yang indah atas bayi kami :)

Dokter memang tadi mengatakan bahwa kemungkinan anak ini akan lahir sekitar tanggal 12 Januari 2013. Tapi itu hanya perkiraan manusia saja, kami percaya bahwa anak ini ada dalam tangan kasihNya :). Perjalanan kehamilan ini masih cukup panjang tapi kami percaya bahwa setiap hari proses kehamilan ini...semua ada didalam pimpinanNya. Sayapun percaya bahwa DIA yang sudah memberi anak ini didalam rahim saya, DIA akan terus menjaga anak ini sampai pada proses kelahirannya, bahkan DIA akan terus memimpin hidupnya nanti :)


"However, as it is written: “What no eye has seen, what no ear has heard, and what no human mind has conceived” , the things God has prepared for those who love him". (1 Corinthians 2:9/NIV)

Read More..

Hidup yang berdoa dari seorang Kate

Saya memiliki seorang teman digereja yang bernama Kate. Dia adalah orang Inggris yang menikah dengan orang Belanda, dan memiliki 2 orang anak. Pertama kali saya berkenalan dengan Kate, saya tidak tahu bahwa dia adalah seorang pendoa yang sangat tekun. Tetapi setelah kami berteman hampir 2 tahun lebih, saya banyak belajar mengenai hidup yang berdoa dari seorang Kate. Saya akan sedikit bercerita megenai bagaimana Kate dengan tekun mendoakan saya..beginilah cerita saya..


Semua berawal dari bagaimana Tuhan mengijinkan saya menantikan seorang anak sampai dengan doa-doa tersebut terjawab dengan sempurna. Saya percaya bahwa penantian saya terjawab tersebut tidak terlepas dari doa-doa keluarga serta orang-orang didekat saya (termasuk Kate didalamnya). 

Setelah 1 tahun menunggu dan saya juga sudah berkonsultasi dengan dokter kandungan diIndonesia, namun tidak membuahkan hasil. Dokter hanya meminta saya minum obat ini-itu, tapi tanpa hasil. Akhirnya kakak saya menyarankan saya ke dokternya (dokter yang menangani istrinya sampai dengan hamil). Pada tahun ke 2 ketika saya pulang kembali ke Indo, pergilah saya ke dokter tersebut. Singkat cerita sayapun diberi semangat dan arahan untuk ke dokter di Belanda sini. Setelah kami tiba di Belanda, kamipun segera memutuskan untuk ke dokter umum sini. Disini kami tidak bisa langsung ke dokter spesialis, tanpa rujukan dari dokter umum. Didalam kebingungan kami mencari dokter umum yang baik, kamipun berkonsultasi dengan teman-teman digereja..salah satunya adalah Kate dan Henk (suami Kate). Setelah perbincangan dirumahnya dan bagaimana mereka sangat mendukung kami mencarikan informasi mengenai dokter umum bahkan mendoakannya...akhirnya kami mendapat dokter umum terdekat dari rumah kami. Dokter tersebut ternyata sangat baik dan bekerja dengan cepat. Pergilah kami pertama kami ke dokter umum pada hari selasa, tgl 31 Jan pukul 15.30. Disini setiap pertemuan harus dengan perjanjian terlebih dahulu. Ternyata Tuhan bekerja dengan sangat cepat, dokter umumpun pada kali pertama kami temui langsung memberikan kepada kami surat rujukan kepada dokter spesialis setelah kami bercerita mengenai apa yang selama ini sudah kami lakukan dalam masa-masa penantian kami. Hal tersebut benar-benar sangat mengejutkan kami karena tidak biasanya dokter umum disini bisa dengan sangat cepat memberikan rujukan untuk ke Rumah Sakit/dokter spesialis..itu benar-benar karena kebaikkan Tuhan!

Setelah itu kami boleh ke dokter spesialis. Kami bertemu pertama kali dengan dokter spesialis kami pada hari rabu, tgl 14 Maret pk 13.30. Kami memilih Rumah Sakit Bronovo dengan berbagai macam alasan serta masukkan dari teman-teman kami di gereja mengenai RS tersebut. Dari pertama kali kami pergi ke RS, tanpa hentinya Kate selalu menanyakan bagaimana dengan proses pengobatan saya, baik melalui email ataupun tatap muka langsung ketika kami di gereja. Selama beberapa saat, jujur saya tidak terlalu merasakan dengan jelas bagaimana selama ini Kate dengan tekun mendoakan saya. Tetapi pada saat saya membuka email saya, saya tersadarkan tentang Kate. Ternyata selama ini Kate begitu sangat perhatian dengan setiap pergumulan saya. Saya mulai mengingat kembali kapan saya menceritakan pergumulan saya dan kapan Kate bertanya tentang kabar saya. Singkat cerita setiap saya menceritakan bahwa pada hari tertentu saya akan ke RS untuk terapi maka pada hari berikutnya dia akan segera mengemail saya untuk menanyakan bagaimana dengan hasil terapinya. Itupun berjalan hampir 1 bulan, barulah saya menyadarinya. Setelah saya tersadar akan perhatian Kate tersebut, saya segera menanyakan ke Kate ketika di gereja ..mengapa dia bisa mengingat dengan tepat tanggal dan jam saya ke RS untuk terapi. Katepun tersenyum dan berkata 'saya mencatat setiap kali kamu bercerita mengenai terapimu didalam agenda saya, jadi saya ingat dengan benar kapan saya harus mendoakannya'.

Selama 2 bulan saya terapi, ternyata semua dicatat didalam agenda Kate dan dibawanya dalam doa-doanya setiap hari..itulah sangat amat menyentuh saya. Sayapun tidak pernah seperti itu, bahkan jujur ketika saya diminta mendoakan orang lain maka saya tidak setekun Kate. Bahkan sampai pada akhirnya dokter spesialis saya memberi dateline bahwa jika sampai tanggal 7 mei saya masih menstruasi, mungkin saya harus menjalani water echo untuk melihat apakah ada polip didalamnya. Dan jika ada, maka akan diadakan operasi ringan untuk membersihkannya. Hati sayapun penuh dengan kekawatiran sesaat saya mendengarkan penjelasan dari dokter saya tersebut. Sayapun tetap membagikan pergumulan saya kepada Kate. Mungkin karena doa-doanya dan doa dari keluarga saya, detik-detik menjelang tanggal 7 mei saya lalui dengan hati yang sangat tenang (bahkan tidak terlalu kawatir seperti biasanya). Sayapun tidak pernah mengalami ketenangan yang begitu sangat sebelumnya didalam kehidupan saya jika saya sedang menghadapi suatu permasalahan. Namun Tuhan yang baik itu menjawab semuanya dengan sukacita yang luar biasa, detik-detik akhir terjawab dengan sempurna dan sayapun hamil. Sayapun segera memberitahukan Kate mengenai kabar sukacita tersebut dan berterimakasih atas semua doa-doanya. Inilah jawaban email Kate yang terakhir kepada kami:

"Dear Fera, I returned home from Sweden to find your message. I am sitting here
crying tears of joy for you & David and for your baby! I thought you might enjoy
this film. I will not tell anyone, but I will continue to pray for the safe development
of your unborn child and for you and David as you prepare for parenthood :-)
I thank our Heavenly Father for granting you the desire of your heart and touching
you with the gift of new life."

With love &prayer,

Kate 

Sayapun kemarin bertemu dengan Kate digereja, dia sangat bersukacita mendengar doa saya sudah terjawab. Dia merespon dengan penuh sukacita bahkan seperti mau menangis rasanya. Memang begitulah perasaan sukacita jika kita mendoakan orang lain dan doa kita terjawab. Katepun memeluk saya dengan sangat hangat dan berkata bahwa dia akan terus melanjutkan doa-doanya sampai anak kami lahir dengan sempurna. Jujur sampai sekarang saya tidak pernah merasakan perasaan seperti ini..bagaimana ada orang yang sangat setia mendoakan kita. Apalagi dia berbeda negara, budaya, warna kulit, bahasa, adat..segalanya berbeda dari saya..tetapi satu yang sama: kami sama-sama percaya padaNya dan mencintaiNya :)

Seorang Kate, bagi saya pribadi memberikan pelajaran yang sangat berarti mengenai hidup yang berdoa. Melalui doa-doa syafaat bagi orang lain yang dilakukan dengan tekun, Allah benar-benar akan menyatakan karyaNya mengubah hati manusia maupun keadaan yang ada...sungguhlah demikian!


“Ask and it will be given to you; seek and you will find; knock and the door will be opened to you. For everyone who asks receives; the one who seeks finds; and to the one who knocks, the door will be opened." (Matthew 7:7-8/NIV)

Read More..

Monday, 21 May 2012

Kunci rumah tertinggal..itupun berkat Tuhan :)


Pernahkah anda mengalami hal yang negatif didalam hidup anda..tapi justru dibalik itu Tuhan ingin menyatakan berkatNya kepada anda?. Dibalik hal yang negatif, Tuhan justru ingin memperlihatkan penyertaanNya yang sempurna didalam hidup anda?

Saya dan suami mengalami bagaimana hal yang negatif berubah menjadi berkat. Kemarin adalah hari yang benar-benar penuh dengan kekawatiran, kecemasan, kekonyolan sekaligus ketidakpastian bagi saya serta suami. Tapi anehnya ketika saya mengalami peristiwa tersebut, saya tidak merasakan seidikitpun kekawatiran,dll...yang saya rasakan dihati hanya ketenangan yang luar biasa. Seakan hati ini percaya bahwa DIA akan menyelesaikan segalanya dengan sangat baik. Peristiwa apakah yang saya alami.....??



Setelah hampir seharian kami dirumah, maka suami saya memutuskan untuk mengajak saya jalan-jalan sekaligus makan malam dipusat kota kemarin. Sayapun segera bersiap-siap. Suami saya sudah menunggu didepan pintu rumah. Sayapun segera keluar dari rumah dan menutup pintu. Berikut percakapan kami setelah pintu rumah tertutup..

David : 've, mana kunci rumahnya?' (nada lumayan tenang)
Veve  :'mana ve tahu Ko. Yang bener aja..bukannya kamu yang membawa kuncinya'(berpikir hanya gurauan)
David :'ga..kuncinya tidak ada padaku. Bukannya tadi aku berusaha mengingatkan dirimu..hati-hati dengan kunci rumahnya' (tampak kerutan diwajah dan kebingungan)
Veve :'terus bagaimana Ko?, mana hp nya ketinggalan didalam rumah juga' (T.T)
      'kita harus melakukan sesuatu untuk membuka pintu ini. Kita tidak bisa diam saja'(sembari saya kebingungan untuk mencari cara membuka pintu rumah)

Akhirnya saya berusaha mengambil batang pohon didepan rumah, membuat menjadi kait guna meraih tombol pintu dalam. Saya berusaha memasukkan batang pohon tersebut melalui lubang kotak pos yang ada dipintu. Sekali, dua kali, tiga kali mencoba..tapi tidak berhasil juga. Suami sayapun mulai gelisah, akhirnya dia berusaha mengingat alamat rumah dari pemilik rumah kami..tapi ternyata dia tidak berhasil menemukannya.
Singkat cerita..kitapun memutuskan untuk cepat-cepat mencari tempat untuk menggunakan internet gratis dan berusaha mencari tempat untuk telpon. Suami memutuskan untuk kita pergi ke perpustakaan dipusat kota.

Sepanjang perjalan didalam tram. Suami saya mulai sedikit menyalahkan saya serta dirinya sendiri. Betapa bodohnya kami dengan kekonyolan yang terjadi. Diapun mulai kawatir akan apa yang akan terjadi jika ternyata mungkin si pemilik rumah kami sedang berlibur ke luar negri karena minggu kemarin adalah minggu-minggu liburan panjang. Apakah kami harus melaporkan ke kantor polisi?, apakah polisi nanti akan mendobrak pintu rumah kami?, apakah kami terpaksa harus tinggal dihotel?, siapa teman yang bisa menolong kami memberi pinjaman internet dan telepon?..sepanjang perjalanan didalam tram kami berdua terus berdiskusi sekaligus merasa konyol dan bodoh. Tapi jujur selama peristiwa tersebut terjadi, saya merasakan tidak terlalu bingung dan kawatir. Saya hanya diam, seakan saya sudah mengerti bahwa semuanya akan baik-baik adanya. Saya percaya bahwa ketenangan saya itu saya dapatkan dariNya. Saya adalah orang yang selalu bingung dan kawatir bahkan untuk hal-hal yang sepele sekalipun..tapi hari itu, saya hanya diam dan merasa tenang.

Setelah setengah perjalanan kami sudah hampir sampai  dipusat kota. Jam ditram ternyata sudah menunjukkan pk18.15..itu berarti tidak ada lagi harapan bagi kami untuk ke perpustakaan lagi karena perpustakaan pasti sudah tutup. Akhirnya tiba-tiba saya teringat ada teman sekolah saya yang rumahnya dekat dengan pusat kota..sayapun lekas memberi saran kepada suami saya untuk meminta bantuan dari teman saya tersebut. Saya pernah diundang 2x kerumahnya untuk makan sepulang sekolah. Dia berasal dari negara cina, yang hidup disini sendiri dengan 1 orang anak laki-lakinya. Dia senang sekali jika saya mau meluangkan waktu saya untuk makan bersamanya sepulang dari sekolah.

Kamipun langsung mengunjungi teman saya tersebut. Ketika bertemu dengannya, saya langsung bercerita apa yang sudah terjadi. Dia sangat hangat dan bersahabat sekali. Kami dipersilahkan masuk kerumahnya..memakai komputer serta internetnya..bahkan telponnya untuk bisa telpon ke pemilik rumah kami sekarang. Puji Tuhan juga ternyata si pemilik rumah kami tidak sedang dalam liburan dan dia memiliki kunci ganda dari rumah kami...kamipun pergi kerumahnya untuk mengambil kunci ganda tersebut.

Berkat yang ada adalah..selama dirumah teman saya tersebut. Kami dijamu dengan baik,bahkan diajak makan 'Hot Pot' bersama. Betapa luar biasanya! Kami keluar rumah memang dengan harapan mau makan malam di pusat kota, ternyata melalui kunci yang tertinggal..kami bisa makan malam 'Hot Pot' gratis:).

Akhirnya semuanya berakhir dengan luar biasa! Memalui peristiwa tersebut kamipun belajar bahwa apapun yang terjadi didalam kehidupan kita, semuanya sudah dirancangkan yang terbaik olehNya. Kadang kita bingung, cemas, kawatir bahkan mengeluh dengan apa yang kita alami..tapi sebenarnya DIA tersenyum dan berkata ' Saatnya akan tiba, semuanya akan baik adanya..semuanya untuk kebaikkanmu anakKu...percayalah kepadaKu'.



Read More..

Friday, 4 May 2012

Saat Teduh

Sudah sekian lama saya tidak menulis blog ini. Ada banyak hal yang telah terjadi didalam kehidupan saya. Segudang kesibukkan sekolah dan proses pengobatan dirumah sakit. Namun sesibuk apapun, saya tetap merasakan tangan kasihNya yang terus ada memeluk, menguatkan, membimbing serta menuntun kehidupan saya. Kemarin hari kamis, seperti hari kamis biasanya, saya kembali ke Eindhoven untuk KTB disana. Dalam KTB kali ini kita menggunakan buku dari perkantas 'Memulai Hidup Baru'. Kami membahas kembali mengenai saat teduh. Banyak sharing-sharing dari teman-teman yang sangat menguatkan, serta tuntunan dari firman Tuhan yang menguatkan saya kembali akan pentingnya saat teduh. Saat teduh adalah saat indah dimana kita bersekutu bersamaNya melalui pengenalan akan firmanNya. Akhirnya setelah saya membaca dari beberapa buku, saya kemudian menemukan singkatan dari ALKITAB, yang juga saya sharingkan dengan teman-teman didalam KTB :)

  ALKITAB adalah: 


1. A = Arahkan dirimu kepada Allah (Maz 62:6) 
Saat teduh adalah saat dimana kita merenungkan firmanNya serta mengarahkan diri kita kembali kepada Allah. Agar kita dapat mendengar suaraNya, kita harus berusaha mengecilkan volume dunia ini (segala beban, permasalahan hidup, suka-duka, orang dan lingkungan disekitar kita,dll). Bukankah dalam hidup kita, volume dunia terlalu lantang dan keras, bahkan kadang membuat kita tak mampu berdiam sejenak dan mendengarkanNya. 


2. L = Latihlah Rohanimu (Maz 119: 97-104) 
Ketika kita bersaat teduh maka firmanNya akan membuat kita sehat secara rohani. Dengan rohani yang sehat itu akan memampukan kita untuk menghasilkan buah-buah Roh. Melatih ini tentu membutuhkan disiplin dan kemauan besar didalamnya! 


3. K = Ketahui dan diamlah (Maz 46:11) 
Kita perlu kadang hanya diam dan mengetahui, tanpa harus banyak berbicara dalam menyampaikan isi hati kepada Tuhan. Berdiam mampu membantu kita untuk berkonsentrasi serta mengingat kembali segala kebesaran, kasih dan keagunganNya. Dalam diam itu, kitapun akan mengetahui rencanaNya bagi hidup kita. 


 4. I = Istirahatlah (Maz 23) 
Ada kalanya ditengah hidup yang begitu capek dan melelahkan ini, kita butuh beristirahat sejenak. Saat teduh adalah saat dimana kita bisa mengistirahatkan jiwa kita. Saat berdoa dan merenungkan firmanNya, saat dimana kita dapat mengurangi tekanan hidup ini (1 Ptr 5:7). Sama seperti teladan yang sudah Tuhan Yesus Kristus berikan didalam hidupnya, ditengah-tengah segudang pelayanan yang dilakukan..Tuhan kita selalu memberikan waktu-waktu terbaiknya untuk kembali datang dan mendapatkan kekuatan dari BapaNya dengan berdoa dan berkomunikasi dengan BapaNya disurga. Jika Kristus yang luar biasa itu masih membutuhkan istirahat, apalagi dengan kita???


5. T = Temuilah Bapamu yang mencari (Yoh 4:23; Maz 27:8) 
Sadar atau tidak, ketika kita diberi kemampuan untuk kembali membuka alkitab kita, mengenal firmanNya, berdoa bahkan memuji namaNya..itu semua karena kemurahan Tuhan semata. Kita dengan tubuh yang penuh dengan dosa itu takkan mampu melakukan yang baik bagi Tuhan (bahkan cenderung mendukakan hatiNya), tapi karena kebaikkanNya yang mencari kita serta memberikan Roh KudusNya didalam hati kita..maka kita mampu takluk dibawah kebenaran kasihNya. Tuhan sebenarnya terus memanggil kita untuk mencari wajahNya, bahkan seringkali DIA yang menaruh kerinduan didalam hati kita supaya kita meluangkan waktu bersamaNya. Jika kita tahu dengan benar bahwa semua terjadi karena DIA yang dengan kasihNya rindu untuk bersekutu dengan kita, maka saat teduh kita bukanlah hanya sekedar kewajiban setiap hari!, tetapi kebutuhan hidup yang menyengakan :) 


6. A = Asahlah Ibadahmu supaya berguna dan berkenan 
Saat teduh juga merupakan bagian ibadah pribadi kita kepada Tuhan setiap harinya. Dengan merenungkan firmanNya akan membuat kita bijaksana, dengan mempercayaiNya sebagai Tuhan dan juruselamat kita membuat kita selamat, dan dengan melakukan firmanNya membuat kita hidup suci kudus serta berkenan dihadapanNya. Saat teduh, saat-saat persekutuan kita denganNya, akan membentuk kita lambat laun dan mempersiapkan kita untuk menjadi alat-alatNya. Apakah kita sudah setia dengan ibadah pribadi kita??? 


7. B = Bebaskanlah dirimu dari rutinitas (Mark 1:32-39) 
Jika kita menjadikan saat teduh hanya sebatas kebiasaan/rutinitas, maka itu akan membuat kita lama-lama menjadi kering dan bosan. Tanpa kita benar-benar memiliki kerinduan untuk mengenalNya dan merasakan cintaNya (sedalam cintaNya sampai DIA rela menyerahkan anakNya yang tunggal untuk mati disalib demi menebus dosa-dosa kita). Kita perlu sekreatif mungkin dan sevariasi mungkin untuk melakukan saat teduh supaya saat teduh kita terus hangat dan tidak membosankan. Rutinitas hidup membuat kita justru akan semakin menjauh dariNya. 

Semoga pelajaran diatas yang saya dapat dan saya bagikan bisa juga menjadi kekuatan bagi teman-teman yang membacanya. Merenungkan firmanNya juga merupakan bentuk komunikasi 2 arah kita dengan Allah Bapa disurga. Kita menyampaikan seluruh isi hati kita melalui doa dan sebaliknya Allah menyampaikan isi hatiNya melalui firmanNya. Didalam bersaat teduhpun saya mengalami saat-saat yang begitu segar, petunjuk yang jelas akan permasalahan hidup bahkan begitu dekat denganNya. Namun kadang pula saya berjumpa dengan keadaan dimana serasa Allah tidak menyapa melalui firmanNya secara langsung. Tapi keadaan tersebut tidak menjadikan saya berhenti merenungkan firmanNya. Saya percaya bahwa setiap bagian firmanNya berguna untuk membangun kehidupan rohani saya, mungkin tidak saya rasakan saat ini juga..tapi mungkin itu adalah bagian untuk membangun masa depan saya/ membangun orang-orang disekitar saya :)

 "But those who hope in the Lord will renew their strength. They will soar on wings like eagles;they will run and not grow weary, they will walk and not be faint." (Isaiah 40:31)- New International Version (NIV)

Read More..

Wednesday, 28 March 2012

Ajarku Tuhan..

Kala ku lelah seakan doa tak kunjung terjawab
ajarku Tuhan tuk tetap sabar menanti

Ada waktu dihidupku tuk ku mulai membandingkan diri dengan orang lain
ajarku Tuhan tuk bersyukur slalu dengan segala yang ada sekarang

Semua orang terdekat tak mampu lalu kupercayai
ajarku Tuhan tuk berharap hanya padaMu saja

Awan gelap dan jalan seakan sirna didepanku
ajarku Tuhan tuk melekat padamu senantiasa


Disetiap langkahku baik suka dan duka
ajarku tuk mengerti bahwa KAU ada bersamaku

Dalam setiap tangisanku yang tak terucapkan
ajarku tuk mengecap kasihNya yang manis tiada berakhir

Orang disekitarku menekanku serta mencercaku
ajarku tuk mengampuni dosa dan mengasihi jiwa mereka

Masa kelam hidupku menindihku teramat berat
ajarku tuk meletakkan semuanya dihadapanMU yang kudus

Keadaanku mulai nyaman serta cenderung memegahkan diri
ajarku tuk merasakan lukamu dikalvari tuk sirnakan keangkuhanku

Doakupun terjawab sempurna dalam hidup berkemenangan
ajarku tuk menyaksikan hidupku tuk kemuliaan namaMu

Hidupku tercukupi tanpa kekurangan satupun
ajarku terus memujimu anugerahMu selama ku hidup

Akhirnya..

Dalam hidupku yang singkat selama didunia ini
ajarku tuk memenuhi panggilan hidupku dan mengerjakan kehendakMu



by: veve

Read More..

Wednesday, 7 March 2012

Tetap berjuang sahabatku!

Saat kau terengah dan tak mampu lagi bertahan
kau bahkan bingung kemana kau kan melangkah
hanya awan kelabu didepan matamu
tekanan berat menindih tak terkatakan

Seakan tak ada lagi mimpi kedepan
bahkan kaupun merasa Tuhan terdiam seribu bahasa
orang terdekatpun tidak mendukung dirimu
hanya meratapi dan menguatkan seadanya



Sahabatku..jangan menyerah dengan keadaanmu
bukalah mata dan hatimu
persilahkan Tuhan memeriksa hidupmu
biarkan DIA masuk dihatimu dan memelukmu

Sadarilah bahwa hidup ini singkat
pergunakanlah kesempatan hidupmu dengan baik
setiap kesempatan tidak akan terulang
waktu dariNya tak akan kembali

Jika masih ada waktu tersisa
apapun tantangan hidup yang kita hadapi
seberat apapun itu..tetaplah bertahan!
belajar bersyukur dalam segalanya

Ingatlah sahabatku bahwa DIA sangat baik
DIA tidak akan pernah meninggalkan kita sedetikpun
tiada duanya kasihNya kepada kita
melalui Kristus nyata cintaNya bagi kita

Tuhan seakan diam,tapi sebenarnya DIA menahan
DIA tahu apa yang terbaik bagi kita
DIA mengerti dengan benar hidup kita
waktu yang terbaik tuk melihat kemuliaanNya

Melalui setiap tantangan kita bertumbuh
terus belajar mengenalNya dan mengerti akanNya
seburuk apapun semuanya mendatangkan kebaikkan
semua terjadi tuk mengenapkan rencanaNya

Sadarilah sahabatku..
bahwa tak mungkin kita hidup tanpa kasihNya
nafas hidup yang kita miliki
apapun yang ada pada kita saat ini semua karena DIA

Biarlah kasihNya menyentuhmu
sehingga kau mampu merasakan kesegaran dihidupmu
kelegaan ditengah kelam semu hidupmu
selalu bersyukur dalam segala langkahmu

Tetap berjuang sahabatku!

selama masih ada waktu, pergunakanlah itu..
selesaikan tugasmu selama didunia ini
tapi kau tak sendiri karena DIA slalu ada bersamamu!

Read More..

Monday, 6 February 2012

It's my birthday - God's special delivery gift for me :)



Kemarin adalah hari ulang tahun saya. Tidak terasa saya sudah berusia 29 tahun. 29 tahun Tuhan sudah memberi saya yang terbaik dan mendidik saya untuk lebih mengenal jalan-jalanNya. Ada banyak suka-duka yang saya alami, tapi saya bersyukur karena sekecil dan sepahit apapun perjalanan hidup yang saya alami..saya melihat penyertaan Tuhan yang sempurna didalamnya. Saya percaya bahwa tidak ada satupun yang boleh saya alami tanpa sepengetahuan dariNya. Itulah yang menurut saya adalah cara khasnya membentuk seorang pribadi seperti saya.


Dari sejak kecil, saya selalu meminta sesuatu pada Tuhan pada saat saya ulang tahun. Dan ketika saya boleh melihat kembali ke belakang, semua permintaan yang saya sampaikan pada Tuhan sudah digenapi satu persatu. Ada yang langsung dijawab, ada yang mengajarkan kepada saya untuk menunggu dan sabar..bahkan sampai detik ini saya masih diproses didalamnya.


Pada peristiwa ulang tahun saya yang kemarin, saya merasakan sangat spesial sekali. Banyak salam, doa serta ucapan selamat ulang tahun serta keluarga..baik melalui FB, YM, sms maupun telepon. Saya bersyukur masih diberi kesempatan oleh Tuhan 1 tahun lagi serta mendengar ucapan-ucapan dan doa-doa mereka. Terimakasih Tuhan untuk semua kebaikkanMu .

Kemarin yang lebih spesial lagi adalah ketika saya membuka mata di pagi tanggal 5 februari. Saya tiba-tiba seperti seorang anak kecil. Saya datang seperti biasa dalam renungan pagi. Saya kemudian datang seraya berkata :"selamat pagi Kristusku yang mulia, hambaMu ini berulang tahun hari ini. Apa yang ingin KAU berikan bagi hambaMu?, sampaikanlah melalui firmanMu hari ini." Sayapun bergegas membuka renungan saya,sambil tak sabar melihat apa yang ingin DIA bagikan kepada saya. Dalam benak saya, mungkin segalanya menjawab setiap pergumulan saya akan "anak yang saya rindukan selama ini"/ menjawab mengenai mau kemana Tuhan mengarahkan saya 1 tahun kedepan / mimpi-mimpi apa yang akan saya capai / visi-misi apa yang akan saya hadapi ..tapi semuanya jujur saya kaitkan dengan hal-hal yang menyenangkan dan enak. Tidak terlintas satupun dibenak saya mengenai sesuatu yang tidak enak bagi saya . Tapi tidaklah demikian ternyata yang Tuhan mau...

Yang saya dapat dipagi itu mengenai "dicurahkan sebagai persembahan", dengan ayat emas didalam Filipi 2:17 "Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian". Melalui firmanNya hari itu mengajak saya untuk kembali mengingat siapa diri saya sebenarnya. Saya hanyalah seorang hamba dan harus mau menjadi "keset" bagi orang lain untuk mengenalNya. Bersediakah saya untuk menjadi kurang dari setetes air dalam ember-sama sekali tidak berarti sehingga tidak seorangpun mengenang saya walaupun mereka memikirkan orang-orang yang saya layani. Seraya Tuhan berkata didalam hati saya:"Nak, itulah cara bagaimana kamu harus melayaniKu". Bukan karena kamu, tapi karena AKU segalanya.

Jujur didalam ulang tahun kali ini memang ada beberapa orang yang saya anggap dekat,yang saya boleh layani bahkan keluargapun..mereka bahkan tidak ingat akan ulang tahun saya. Didalam lubuk hati yang terdalam, saya yang adalah seorang melankolis bertanya..mengapa mereka tidak ingat?, apa salah saya?, apakah saya kurang memperhatikan mereka?, beberapa pertanyaan muncul dibenak saya. Tetapi terimakasih karena Tuhan mengingatkan saya kembali bahwa saya hanya "hamba" dan "keset". Jadi bahkan orang lainpun tidak ingat, saya harus tetap bersukacita selalu. Sukacita itu hadir bukan karena keadaan disekita saya, tapi karena sukacita itu sudah ada didalam hati saya. Sukacita itu ditanamkan Tuhan dilubuk hati saya, tidak peduli apapun keadaan disekitar saya..sukacita itu tetap mengalir senantiasa .

Akhir kata..

Terimakasih Tuhan..
untuk waktu yang masih KAU berikan dalam hidupku,
atas hadiah yang terindah yang KAU berikan tahun ini bagiku,
atas keluarga yang hadir dihidupku & suami terbaik bagiku,
untuk segalanya & kesempatan melayani serta mengenalMU


Read More..

Wednesday, 1 February 2012

Christ is our true love

Kasih yang mulai memudar adanya,
manusia sibuk dengan dirinya,
mencari hal yang menyenangkan semata,
tak lagi memiliki kasih adanya,

Manusia hidup hanya sekedar hidup,
mereka bahkan tak mengerti mengapa terjadi,
tak lagi memikirkan orang lain apalagi kasih,
bahkan Tuhan yang adalah sumber kasih tersebut,


Manusia menjadi semakin kejam dan cinta dirinya,
tipis sekali batasan antara dosa dan kemanusiaan,
semua hal yang baik adalah sebatas moral,
semua hal yang buruk adalah baik tanpa berbeda,

Sampai kapankah semuanya terjadi,
seakan tak ada kasih dan kedamaian lagi,
semua yang hangat seakan mati,
tak jelas kapan akan berubah kembali,

Tapi..semuanya tak dapat lagi kembali,
semuanya harus terjadi untuk mengenapkan segalanya,
Kristus harus tetap diberitakan diatas segalanya,
meskipun dunia menolak Kristus tanpa kasih,

Kasih boleh seakan memudar dengan segala yang terjadi,
tapi tetaplah kita berpegang pada sumber kasih itu,
ketika baik dan buruk tak ada bedanya,
kasih kita yang kecil membuat perbedaan,

Untuk apakah kita diciptakan dan dipanggil?
mengapa kita hidup dan harus mengalami segalanya?
kemanakah kita harus menentukan langkah ini?
siapakah yang bisa kita percayai sampai dengan akhir?

Hanya Kristus jawaban untuk segalanya,
jangan biarkan siapapun mengambil Kristus dari hidup kita,
Kristus adalah sumber kasih yang sejati,
Kasih yang tak pernah memudar dan lenyap.

by: veve

Read More..

Wednesday, 11 January 2012

GOD'S BEST IS WORTH WAITING FOR

"He has turned my mourning into dancing"...itulah ungkapan sukacita yang keluar dari mulut Meg ketika pertama kali memulai cerita kisah hidupnya yang luar biasa. Perjumpaan Meg dan Joel sangat luar biasa. Mereka dipertemukan dengan cara yang unik dan tak mampu dibayangkan secara akal manusia sebelum pada akhirnya mereka dipersatukan didalam pernikahan kudus.

Sebelum Meg mengenal Joel, Meg sudah pernah menjalin hubungan dengan seorang cowok bernama Rick. Ketika hubungan Meg dengan Rick, Meg berusaha belajar untuk mengasihi Rick dengan kasih agape (kasih tak bersyarat). Meg bahkan tidak lagi melihat tentang kondisi keluarga Rick yang agak kacau. Mama Rick adalah seorang perokok dan penjudi, serta banyak dari keluarganya yang keluar-masuk penjara. Tetapi Meg tetap memandang Rick tanpa melihat darimana dia berasal. Meg berusaha mengasihi Rick meskipun Rick juga adalah seorang Kristen KTP. Meg berharap bahwa melalui hubungan mereka, dia mampu memenangkan Rick serta keluarganya untuk mengenal Tuhan dengan lebih baik. Tetapi karena Tuhan jauh lebih mengasihi Meg. Putuslah hubungan mereka.



Ketika awal-awal Meg putus dengan Rick, kehidupan Meg menjadi agak kacau. Apalagi pada saat yang tidak jauh berbeda, Meg baru kehilangan mamanya. Mama yang selalu ada bersama dengan Meg, yang selalu memberi semangat-cinta-dukungan yang tak henti dihidupnya. Sampai beberapa hari pada waktu-waktu itu, Meg setiap hari didalam doa-doanya hanya bisa mengatakan ayat-ayat yang terdapat didalam mazmur 13. Meg tidak lagi mampu berdoa, tidak lagi tahu harus mengatakan apa..tetapi Tuhan begitu dekatnya dengan Meg dengan memberi mazmur 13 tersebut. Dan itulah yang Meg baca setiap hari dengan suara nyaring dan menangis supaya Tuhan mau bermurah hati mendengarkan doa-doanya. Mulai saat itu Meg memutuskan didalam hatinya untuk tidak lagi memikirkan lebih dulu mengenai pasangan hidup. Meg ingin menyembuhkan dulu luka-luka didalam hatinya supaya hubungan yang baru nanti bisa berjalan dengan lebih baik tanpa tertimbun oleh luka-luka lamanya. Keputusan untuk tidak memikirkan mengenai pasangan hidup memang ada ditangan kita, tapi kita sebagai anak Tuhan tahu dengan jelas bahwa Tuhan terus terlibat didalam setiap hubungan kita. Meg sadar benar bahwa tidak selamanya waktu yang berjalan bisa menyembuhkan luka-luka yang terberkas dihatinya, ada peran serta Tuhan yang besar untuk menyembuhkannya.

Tak lama kemudian, teman Meg memperkenalkan Meg dengan Joel. Bermula dari sebuah pembicaraan singkat, berlanjut menjadi hubungan hati hingga ke sebuah pernikahan. Cara Joel berbicara dengan Meg begitu lembut dan penuh perhatian. Joel berasal dari sebuah keluarga misionaris. Joel sekarang bekerja disebuah proyek terjemahan Alkitab untuk sebuah suku terasing didaerah pedalaman.

Apa yang Meg bayangkan sebelumnya dengan Rick. Bagaimana pernikahan mereka nanti?, betapa mengenaskan hidup yang harus dia jalani dengannya?, apa yang harus dia lakukan untuk mengubah Rick?, seberapa besar dia mampu bertahan dengan Rick serta keluarganya yang kacau?..semua pertanyaan itu sangat membebani Meg. Tapi ternyata Tuhan jauh,jauh,jauh sekali menyayangi Meg. DIA seakan membiarkan Meg putus dengan Rick, bahkan 'seakan' membiarkan Meg dalam kebimbangan. Tapi hari-hari yang seakan tidak jelas itu membuat Meg lebih mendekat serta mengenalNya. Mengenal bahwa Meg memiliki Bapa yang lebih baik dari segalanya. Bapa yang bukan hanya memberikan seorang pasangan hidup, namun seorang pasangan yang lebih dari yang pernah Meg bayangkan, impikan bahkan doakan sebelumnya. Tuhan memberi bonus-bonus yang luar biasa buat Meg dengan mendapatkan Joel. Joel bukan hanya pria yang memiliki kepribadian yang luar biasa baik, tapi juga seluruh anggota keluarga yang baik dan teguh didalam Tuhan..mereka adalah sebuah keluarga yang sangat harmonis! Megpun bisa memiliki hubungan yang langsung dekat dengan mama Joel, bahkan mama Joel seakan bisa mengisi kekosangan figur seorang mama dihati Meg sekarang.

Waktu-waktu yang Tuhan beri untuk Meg seakan dilembah gelap justru memampukan Meg pada akhirnya untuk melihat banyak hal yang salah didalam hubungannya bersama dengan Rick dan juga "terang" untuk kembali lebih fokus untuk melihat kepada rencanaNya yang terbaik baginya. Sekarang banyak keluarga dan sehabat dekat yang mengenal Meg dengan baik bisa melihat bahwa Meg benar-benar sudah mendapatkan yang pasangan terbaik didalam hidupnya, Joel. Tuhan berbicara banyak serta menuntun Meg melalui FirmanNya. Sampai pada akhirnya...Tuhan mempersatukan Joel dan Meg didalam sebuah pernikahan kudus.

Melalui cerita Meg dan Joel kamipun bisa belajar akan 3 hal:
1. Tuhan masih bekerja
Bagaimana disaat-saat Meg tidak lagi mampu melangkah. Meg seakan kehilangan arah karena kehilangan mamanya dan kemudian kehilangan Rick, tapi Tuhan menyapa Meg melalui firmanNya. Tuhan menuntun Meg dengan lembut melalui firmanNya.


2. WaktuNya adalah sempurna
Saat putus dengan Rick, Meg merasakan bahwa dunia seakan berakhir. Ada waktu-waktu penantian dan tangisan, namun dibalik itu ada bonus dan sukacita dariNya. Tuhan seakan ingin menyapa kita anak-anakNya diwaktu-waktu 'dilembah gelap' hidup kita:'Sabarlah anakKu, kuatlah anakKu, tetaplah percaya padaKu..waktunya akan segera datang, tak lama lagi. Aku sudah merancang lebih dari yang terbaik bagimu. Kamu adalah anakKu yang akan menyatakan kemulian namaKu." Dan memang benar, DIA tidak pernah terlalu cepat ataupun terlalu lambat, namun tepat...semuanya sempurna adanya.

3. Hidup kita menjadi kesaksian bagi namaNya
Apa yang kita alami sekarang bukan tanpa tujuan. Kita hiduppun juga untuk menjadi alatNya. Sama dengan Meg dengan semua pahit-manis yang dia alami, pada akhirnya dia bisa bercerita dengan orang-orang disekitarnya betapa Tuhan itu baik. Melalui apa yang dia lalui sampai pada akhirnya dia mendapatkan yang terbaik...semua menceritakan betapa hebatnya Bapa kita disurga, yang kita miliki dan kita sanjung sebagai Bapa kita. Dengan setiap kejadian yang kita alami, kita mengalami tangan kasihNya bukan dari apa kata orang tetapi dari apa yang kita alami sendiri bersama denganNya.

Semoga cerita diatas bukan hanya menguatkan kami untuk semakin mengenalNya, namun juga dapat menguatkan sahabat-sahabat sekalian yang membacanya. Cerita diatas adalah diambil dari sebuah kisah nyata atas persetujuan dari orang-orang yang bersangkutan. Kami menyembunyikan nama asli mereka untuk menjaga privacy hidup mereka.

"Except the LORD build the house, they labour in vain that build it: except the LORD keep the city, the watchman waketh but in vain."-Psalm 127:1/KJV

Read More..

Monday, 2 January 2012

Seorang Kristen menjadi seperti sebuah minyak zaitun

Minyak zaitun adalah minyak yang disebutkan sebanyak 191 kali dalam alkitab(bk:Kel 30:24; Im 24:2). Mengapa minyak zaitun disebut didalam alkitab. Bagaimana proses pembuatan minyak zaitun?, apakah kegunaannya?, apa yang bisa kita pelajari dari minyak tersebut?

Proses pembuatan minyak zaitun tidaklah mudah. Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).


Untuk memproduksi minyak zaitun pertama-tama adalah dibutuhkan buah zaitun. Pohon zaitun hanya menghasilkan buah sekali dalam setahun. Ketika sedang tidak musimnya seperti pada bulan januari maka produksi minyak-pun juga ikut turun. Buah zaitun tersebut kemudian dibawa ke pabrik pengolahan untuk minyak. Sebelum diproses, buah harus dicuci terlebih dahulu. Buah zaitunpun kemudian diperas untuk menghasilkan minyak (biasanya buah tersebut diperas sebanyak 3x). Kemudian minyak yang dihasilkan harus dimasukkan ke dalam wadah selama 30-40 hari (sampai warna minyak menjadi transparan dan siap untuk digunakan). Warna minyakpun bergantung dari jenis dan tingkat kematangan dari buah zaitun. Pada tahap akhir, minyak zaitun kemudian disaring untuk memisahkan minyak dari air dan kotoran. Proses ini harus berjalan di bawah temperatur 16-28 ° С untuk menjaga kualitas dari minyak. Minyak zaitun yang baik adalah yang memiliki keasaman di bawah 1%. Semakin rendah keasaman, semakin baik kualitas minyak tersebut. Ampas dari minyak dikeringkan dan kemudian dapat digunakan untuk bahan bakar. Kadang-kadang bawang putih, lada dan bumbu-bumbu lain juga ditambahkan ke dalam campuran minyak untuk aroma yang lebih kaya (http://www.kaskus.us).

Kegunaan minyak zaitupun banyak, yaitu: untuk memasak, kosmetik, obat-obatan, dan sabun, serta bisa juga dipakai sebagai bahan bakar untuk lampu minyak. Minyak zaitunpun dianggap sebagai minyak yang sehat karena mengandung lemak tak jenuh yang tinggi (utamanya asam oleik dan polifenol). Bahkan bagian dari pohon zaitunpun semuanya dapat digunakan, selain buahnya. Mulai dari daunnya untuk sebagai penggalak sistem imun manusia. Batangnya bisa digunakan untuk perabot rumah.

Kemudian, apa yang bisa kita pelajari dari sebuah minyak zaitun??

1.Hidup yang berguna bagi orang lain tak jarang mendatangkan "derita" bagi diri sendiri. Kadang kita harus ditekan/diperas oleh keadaan atau orang-orang disekitar kita demi memberitakan kebaikkan dan kasih Tuhan. Kita harus menghadapi sebuah proses hidup yang panjang supaya kita siap untuk menyenangkan hatiNya. Sama seperti minyak zaitun yang harus diperas berkali-kali supaya menghasilkan minyak yang terbaik dan bahkan bisa menjadi obat bagi banyak penyakit.

2.Pelayan terbaik bukan diri kita yang nampak, namun Kristus yang nampak. Seberapa kita memiliki hati untuk merendahkan hati dan diri kita demi Kristus. Bahkan pelayanan yang kita lakukan dengan sebaik-baiknya tak lagi dipandang orang lain. Kita seperti diletakkan ditempat yang sangat gelap dan tidak dipandang sepintaspun. Tapi demikianlah dengan minyak zaitun, yang harus disimpan ditempat gelap demi mendapatkan kualitas terbaik. Jadi mungkin kita tidak lagi dilihat orang lain, sering direndahkan, diletakkan diposisi terakhir dan tergelap dalam pelayanan kita...tapi semuanya terjadi supaya kita mengerti arti seorang hamba. Kita bisa keluar menjadi seorang hamba dengan mental dan kualitas terbaik bagi tuan kita "Tuhan Yesus Kristus".

3.Sejauh apakah kita berguna bagi org lain?. Pertanyaan ini yang harus kita tanyakan dari masing-masing pribadi kita. Kita diciptakanNya didunia ini bukanlah sebuah kebetulan. Pasti ada sebuah tugas yang kita kerjakan untuk mengenapkan setiap rencanaNya di dunia ini. Apakah kita sudah mengetahui talenta kita?, sudahkah hidup kita berguna bagi orang lain untuk mengenalNya?, apakah rencanaNya menciptakan seorang pribadi seperti kita?..marilah kita terus tak melupakan pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk kita renungkan. Bukan karena setiap pagi kita bangun dengan segudang kegiatan dan kesibukkan..tanpa terasa diujung hidup kita "kita meninggalkan dunia ini"..itulah alasan kita ada didunia ini. Tapi saya percaya bahwa kita diciptakan dengan tujuan tertentu olehNya. Dan semuanya pasti untuk kemuliaan namaNya. Seperti minyak zaitun, bahkan pohon zaitunpun, setiap bagiannya berguna. Demikianlah kita, marilah kita terus mencari dan mencari apa yang bisa kita perbuat melalui hidup kita bagi kemuliaanNya.

"I have competed well; I have finished the race; I have kept the faith! Finally the crown of righteousness is reserved for me. The Lord, the righteous Judge, will award it to me in that day – and not to me only, but also to all who have set their affection on his appearing"
-2 Timothy 4:7-8/KJV



Read More..

Wednesday, 14 December 2011

An Opportunity!

Hari senin yang lalu,pada tanggal 12 desember 2011, saya mengalami betapa kasih bisa menyentuh hati yang terdalam. Setelah pulang dari kerja, saya merasakan rasa jenuh dan lelah luar biasa karena tempat kerja saya begitu banyak hal yang harus saya kerjakan. Tetapi saya terus belajar untuk tetap tersenyum kepada siapapun yang saya temui, tidak peduli betapa lelahnya hari-hari yang saya lalui. Bagi saya, bisa bekerja saja adalah karena kesempatan dan anugerahNya yang luar bagi saya. Saya percaya bahwa sebuah senyuman bisa memberi dampak bagi hari-hari orang lain.

Singkat cerita, saya bertemu dengan seorang Ibu yang berusia sekitar 60 tahun ditempat menunggu tram. Sayapun tersenyum kepada Ibu tersebut, sampai akhirnya kami naik ke tram yang sama menuju ke centrum. Setelah sampai dicentrum, ternyata Ibu tersebut turun ditempat yang sama dengan saya. Sambil memegang punggungnya yang kesakitan berkatalah Ibu tersebut,'apakah kamu bisa membantuku menurunkan barang-barang yang kubawa ini?, punggungku begitu sakit sekali.'


Sayapun berpikir sejenak, apakah saya akan membantu Ibu tersebut?, karena saya melihat betapa berat barang-barang yang dibawanya. Tapi akhirnya seakan ada yang menggerakkan tangan saya untuk mengangkat barang-barang tersebut turun dari tram yang kita gunakan.

Akhirnya berjalanlah kita kepada arah yang berbeda. Saya melanjutkan perjalanan saya ke centrum untuk berbelanja beberapa barang kebutuhan sehari-hari. Setelah saya berbelanja, turunlah saya ke arah metro dibawah tanah untuk mencari tram pulang. Dan ternyata saya bertemu kembali dengan Ibu tua tersebut. Dia tersenyum kembali dan mulailah kita berbicara sejenak. Sampai pada akhirnya kita tahu bahwa tram yang kita gunakan adalah sama, yaitu tram 3. Ternyata pula tram 3 tersebut bermasalah, jadi kita harus naik tram 6 dulu kemudian pindah disuatu tempat tertentu, baru kita berjalan sejenak untuk bisa mendapatkan tram 3.

Sayapun tetap membantu Ibu tersebut turun dari tram 6, bahkan sampai kita berjalan sejenak untuk mendapatkan tram 3. Tapi ternyata di arah yang sudah ditentukan, kita harus naik-turun tingkat. Sayapun tetap membantu Ibu tersebut dengan barang-barangnya yang berat tersebut.

Akhirnya Ibu tersebut menelepon temannya yang tinggal didaerah tersebut untuk membantunya. Tidak berapa lama kemudian, datanglah teman dari Ibu tua tersebut. Akhirnya berceritalah si Ibu tua tersebut kepada temannya betapa dia sangat berterimakasih karena saya sudah banyak membantunya naik-turun dengan barang-barang bawaannya yang berat. Seketika saya melihat airmata mengalir dipipi Ibu tua tersebut, sayapun memberikan sehelai tisue untuk mengusapnya. Airmata tersebut sangat menyentuh hati saya. Selama saya hidup sampai detik saya menulis blog ini, saya belum pernah mengalami begitu kasih itu begitu mengubahkan hati. Saya langsung merasakan betapa kasih itu mengubah segalanya. Saat itu saya merasakan bahagia luar biasa. Meskipun dengan mengangkat barang-barang tersebut saya lebih merasa lelah, tetapi dengan airmata yang saya lihat..serasa semua rasa lelah tersebut hilang bergantikan bahagia dan sukacita di hati.

Memang disini kebanyakkan orang hanya berpikir mengenai diri mereka sendiri. Bahkan mereka tak lagi mempunyai empati untuk menolong orang lain. Mereka hanya memikirkan apa yang baik, apa yang enak, apa yang senang buat saya..buat apa saya memikirkan orang lain jika mereka tidak memberikan keuntungan apa-apa kepada saya/ sayapun tidak memiliki hubungan darah dengan orang tersebut. Tetapi, saya percaya bahwa kita dipanggil untuk menjadi berbeda dengan orang didunia ini. Kita dipanggil untuk menjadi surat terbuka yang bisa dibaca oleh semua orang. Bagaimana orang disekitar kita mampu merasakan kasih Tuhan melalui keberadaan kita.

Setiap kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita untuk menolong orang lain, ambilah dan kerjakanlah kesempatan tersebut maka kita akan merasakan sukacita yang luar biasa. Bukan hanya sukacita dihati kita, tetapi terutama diatas segalanya adalah sukacita bagi kemuliaan Bapa di surga. Saya bersyukur bahwa Tuhan masih memberikan banyak kesempatan kepada saya. Setiap kesempatan tersebut membuat saya lebih mengerti bagaimana kasihNya yang sangat luar biasa. Bukan karena saya, tetapi karena kemurahan Kristus.

"But you are a chosen people, a royal priesthood, a holy nation, God’s special possession, that you may declare the praises of him who called you out of darkness into his wonderful light"-1 Peter 2:9 / (NIV)

Read More..

Monday, 28 November 2011

Thank you Lord!, for our 2nd anniversary

Terimakasih ya Kristusku yang mulia,
Kebaikkan dan kemurahanMu yang tak henti mengalir bagi kami,
Setiap langkah kami KAU mengaturnya begitu tepat,
Tak ada satupun terjadi tanpa mendewasakan kami,

Pernikahan kami sudah berlangsung selama 2 tahun,
2 tahun pula tangis dan sukacita boleh kami alami,
2 tahun awal dari tahun-tahun penuh harapan didepan kami,
2 tahun pendidikan permulaan dari karakter kami,


Segenap doa dan harapan sudah kami panjatkan,
Jawaban dan penantian datang seiring waktu,
Semuanya membawa kami mengerti kasihMu,
Kami tak sendiri dalam menjalani pernikahan kami,

Kamipun tak tahu akan pernikahan kami ke depan,
Setiap tantangan apa yang akan kami hadapi,
Kejutan terbesar apa yang sudah KAU sediakan bagi kami,
Tahun-tahun seperti apa yang akan kami alami,

Tapi hanya satu hal yang tetap kami pinta..ya Kristus,

Jangan pernah tinggalkan kami,
Tetaplah menjadi dasar dalam komitmen pernikahan kami,
Sempurnakanlah terus rumah tangga kami ini,
Jadilah nahkoda didalam keluarga kami,

Pernikahan ini ada karena kemurahanMU,
Rumah tangga kami bangun karena anugerahMu,
Impianpun kami wujudkan karena tuntunanMu,
Doa-doa kami naikkan karena kebaikkanMu,

Inilah kami ya Kristus,
Kami menyerahkan tahun-tahun pernikahan kami kedepan padaMu,
Biarlah KAU terus sempurnakan pernikahan kami,
Segalanya untuk kemuliaan namaMu.


by: david & veve

Read More..

Sunday, 20 November 2011

Wil and Kate love story

Berikut adalah sebuah kisah nyata bagaimana tangan Tuhan merajut indah sebuah perjalanan kasih yang panjang sampai kepada sebuah pernikahan yang menyentuh dan mengharukan.

Wil seorang mahasiswa di sebuah kampus di New Zealand. Dan Kate saat itu sudah bekerja di Surabaya setelah lulus kuliah. Suatu waktu Kate berkenalan dengan seorang teman yang bernama Lilian,yang berasal dari kota Malang,di sebuah gereja di Surabaya. Sedangkan Lilian adalah teman baik yang dianggap sebagai kakak angkat oleh Wil. Dan karena Lilian lah akhirnya Wil berkenalan dengan Kate. Mereka berkenalan sebagai teman biasa mulai sejak Maret 2007. Mereka berteman melalui email dan chating secara murni dengan sharing tentang masa lalu, pelayanan, kerohanian, keluarga, pekerjaan, study dan problem sehari-hari. Sehingga Kate mulai menganggap Wil sebagai seorang sahabat yang bisa diajak curhat dan sharing serta memberi nasehat. Selama beberapa bulan hubungan pertemanan mereka, Wil tergerak untuk mengatakan merasa dekat dengan Kate.


Kate dan Wilpun akhirnya memutuskan untuk sama-sama bergumul mengenai hubungan mereka yang lebih lanjut. Dalam waktu 6 bulan mereka bersama-sama berdoa dan mencari tahu kehendak Tuhan(dari bulan Juni 2007 sampai dengan Desember 2007). Akhirnya setelah melalui konsultasi dengan kakak rohani, Katepun mendapatkan sebuah masukkan dari kakak rohaninya bahwa apabila seorang itu adalah pasangan hidup yang dari Tuhan, maka harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Seiman(sama-sama sudah lahir baru dalam Kristus),
2. Seimbang(dalam umur, status keluarga, pendidikan, terutama kerohanian),
3. Restu orang tua(kedua orang tua harus bertemu dahulu sebelum memutuskan resmi sebagai pasangan kekasih),
4. Restu pemimpin rohani (oleh pembimbing rohani/ ketua komunitas mau dibina dan diberi nasehat bagaimana pacaran yang sehat dan bertumbuh serta akan dinilai apakah pacaran berdampak positif / negatif bagi kerohanian)
5. Kasih yang bertumbuh(tidak instan dan terbukti dengan waktu semakin bertambah atau berkurang)

Wil dan Katepun terus melanjutkan pergumulan dan doa-doa mereka sebelum pada akhirnya mereka mengambil keputusan apakah mereka diijinkan Tuhan sebagai sepasang kekasih. Pergumulan mereka saat itu adalah: syarat 1 dan 2 sudah terpenuhi dari awal, syarat 4 dan 5 mengikuti seiring perjalanan waktu pergumulan selama 6 bulan. Namun syarat ke 3 bisa terpenuhi hanya jika Wil pulang indo dan mempertemukan keluarga Wil dengan keluarga Kate.


Maka pada tanggal 24 November, Will pulang Indonesia dari New Zealand hanya untuk bertemu dengan Kate dan keluarganya di Surabaya. Maka diaturlah pertemuan antara orang tua Wil dengan Kate pada hari natal 25 Desember 2007 (siang hari) untuk mengetahui apakah kedua orang tua bisa setuju dengan hubungan mereka nantinya. Kedua pihak orang tua harus dipertemukan supaya apabila terjadi ketidak cocokan, maka Wil dan Kate bisa menjembatani ketidak setujuan kedua orang tua mereka. Tetapi puji Tuhan, semua kekawatiran mereka akan ketidak cocokan yang ada ternyata tidak terjadi. Kedua orang tua mereka tidak masalah dengan hubungan mereka berdua dan bisa saling menerima keadaan keluarga masing-masing. Karena persetujuan kedua belah pihakpun terjadi, maka pada tanggal 31 Desember 2007 mereka meresmikan hubungan kasih mereka sebagai sepasang kekasih. Bahkan Tuhanpun juga menjawab pergumulan hati Kate dengan perasaan damai sejahtera yang dirasakannya akan hubungannya dengan Wil pada saat kebaktian natal 25 Desember 2007 (malam hari) di gereja. Perasaan Kate ini benar-benar memantapkan hati Kate untuk berkomitmen dengan Wil sampai menikah. Tuhan menjamah hati Kate melalui doa-doa Wil untuk Kate saat disampingnya.

Setelah hampir 2 bulan di Indonesia, akhirnya mengharuskan Wil untuk kembali meneruskan study dan bekerja sebagai programmer di New Zealand. Wilpun harus kembali pada malam Valentine 14 Febuari 2008. Sehingga mereka harus menjalani hubungan jarak jauh selama 2 tahun sebelum pada akhirnya Wil melamar. Kisah mereka mengalami berbagai tantangan emosi, kejenuhan dan ujian kepercayaan selama hubungan jarak jauh tersebut.

Pada tahun-tahun pertama jarak jauh, hubungan mereka sempat diwarnai konflik dan nyaris putus karena ketidak percayaan, namun bisa terselamatkan oleh karena kasih karunia Tuhan. Dan akhirnya setelah 2 tahun, Wil memutuskan untuk pulang indo dan melamar Kate tepat pada hari ulang tahun Kate tanggal 27 Desember 2009. Setelah hampir sebulan di indo, Wil terbang ke New Zealand untuk kembali bekerja dan membangun mimpinya demi masa depan mereka berdua nantinya di NZ.

Wil dan Kate berencana akan menikah 2tahun setelah lamaran yaitu pada 20 November 2011 (4 tahun persis sejak pertemuan pertama mereka). Namun tantangan kembali mengguncang hubungan mereka. Pada pertengahan tahun 2011, saat akan mengurus surat-surat keperluan pernikahan mereka, ada beberapa surat yang belum terpenuhi dan belum bisa dilanjutkan ke catatan sipil ataupun gereja. Surat anggota jemaat gereja di New Zealand sulit didapatkan sehingga Wil harus berusaha keras mencari jalan dan bantuan untuk mendapatkannya. Setelah akhirnya sebulan berjuang, pihak gereja Wil di NZ bisa memberikannya. Namun setelah itu, disusul kabar bahwa surat baptis Will hilang padahal itu yang merupakan syarat utama pemberkatan nikah di gereja. Will harus meminta pastor yang membaptisnya di Korea pada tahun 2003 dan itu tidak mudah karena data saat itu belum rapi dan ratusan orang yang sudah dibaptiskan.Dan rasanya mustahil untuk bisa menikah tanpa surat Baptis sebagai bukti sama-sama seiman(sedangkan baptis 2 kali tidak boleh dalam iman Kristen). Katepun memutuskan untuk berdoa dan berpuasa selama seminggu penuh memohon belas kasihan Tuhan supaya surat Baptis Wil bisa ketemu. Dan mujizat terjadi! Tuhan mendengar seruan doa Kate yang sungguh-sungguh ingin supaya Tuhan menolong.

Setelah genap seminggu mencari kehendak Tuhan, orang tua Wil mengabarkan bahwa surat baptis Wil ketemu dirumahnya. Puji Tuhan, jalan mereka kembali lancar. Setelah tantangan surat baptis bisa dilalui dengan pertolongan Tuhan, muncul kembali tantangan berikutnya yaitu Visa NZ Wil ketolak dan mengganggu mimpi Wil sebagai programmer profesional di negara asing. Berbagai usaha oleh pihak perusahaan Wil dilakukan supaya imigrasi memberikan visa untuk Wil, namun akibat gempa di NZ maka visa untuk orang asing semakin sulit didapatkan. Hidup mereka yang semula direncanakan di NZ tiba-tiba kandas dan mereka harus menyerah pada kehendak Tuhan saja. Akhirnya Wil memutuskan akan pulang ke Indo menjelang hari pernikahannya awal November dan menyusun rencana untuk memulai hidup baru bersama Kate di Indonesia.

Wil dan Kate belum mengerti persis apa kehendak Tuhan dalam hidup mereka mengapa mereka harus kembali ke Indonesia sebelum tinggal disana seperti yang sudah direncanakan pertama-tama. Namun, satu hal yang mereka percayai bahwa pernikahan mereka adalah Rencana Tuhan yang indah dan masa depan mereka ada ditanganNya kemanapun Tuhan membawa hidup mereka, entah di NZ maupun di Indonesia kembali. Tuhan tidak akan meninggalkan orang-orang yang selalu berharap akan kasih setiaNya. Amin.

Pernikahanpun pada akhirnya dilangsungkan pada 20 November 2011. Sebuah pernikahan dengan lika-liku perjalanan kasih yang panjang, namun banyak menjadi berkat bagi sahabat serta teman bahkan keluarga disekitar mereka.

Berikut adalah puisi yang tercipta tuk melukiskan bagaimana dalamnya kasih Tuhan serta campur tanganNya didalam kehidupan mereka:

Marriage is God’s Plan…

When we met four years ago
It was part of God’s wonderful plan
And we were gratefull for that

God's made us best friend
Together we learned about faith, hope and love
Learned how to share, honor and cherish each other
Although a long distance relathionship we have
Our love grow each day

Now, because of His beautiful grace
And the presence of Holy Spirit
We become husband and wife
Bestfriend for a lifetime

We love because He first Loved us,
-1 John 4 : 19-

Read More..

Wednesday, 9 November 2011

Only our LORD..neither husband nor wife!!

Susi dan Danu dipertemukan didalam sebuah gereja tertentu sampai pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Pernikahan merekapun berlangsung sangat meriah baik digereja maupun di gedung resepsi. Banyak kenalan, sahabat, dan keluarga yang datang ke acara pernikahan mereka.

Susi adalah anak pertama dari empat bersaudara. Susi berasal dari keluarga yang sederhana tapi sangat cinta Tuhan. Sifat kepemimpinan dan dominan Susi sangatlah besar, apalagi dia harus juga menjadi teladan bagi adik-adiknya. Sedangkan Danu adalah anak terakhir dari 3 bersaudara. Keluarga Danu sangat berbeda jauh dari Susi. Keluarga yang Kristen tapi tidak benar-benar menghidupi Kekristenan itu sendiri. Danu dari kecil memang dimanja oleh orang tuanya, apalagi keluarga Danu adalah keluarga kaya..jadi Danu bisa mendapatkan apa saja yang dia inginkan dalam waktu singkat.


Selama proses berpacaran Danu memang lebih sering dikontrol dan dikendalikan oleh Susi. Susi sendiri tahu dengan benar bahwa seharusnya dia yang adalah "calon istri" belajar tunduk kepada suami. Tapi hal tersebut tidak bisa dia lakukan karena Danu bahkan tidak mampu memutuskan apapun dalam keadaan-keadaan sekecil apapun. Kebiasaannya dari sejak kecil semua serba ada, serba dilayani dan dimanjakan membuat Danu tumbuh menjadi pemuda yang kurang bertanggung jawab dan tidak berani mengambil keputusan apapun.

Mereka berpacaran 1.5 tahun sampai pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah. Susi tetap terus membawa dalam doa supaya Danu bisa benar-benar lahir baru dan berubah. Pada akhirnya Susi memang setuju untuk menikah dengan Danu karena meskipun Danu terlihat begitu tidak dewasa, tidak bertanggung jawab dan manja..namun dibalik itu dia memang sangat romantis, suka membantu, ramah dan suka bercanda. Susi tetap percaya bahwa seiring berjalannya waktu Danu akan mengalami perubahan dalam hidupnya dan mengerti tanggung jawabnya sebagai seorang suami.

Setelah pernikahan berlangsung 1 tahun ternyata sifat Danu masih belum berubah, Danu masih belum bisa menjalankan tanggung jawabnya sebagai suami. Bahkan yang lebih buruk lagi, Danu mulai perlahan masuk kedalam bujukan teman-teman kantornya untuk berjudi kecil-kecilan. Susipun tanpa menyerah dan terus percaya pada kuasa Tuhan..Susi tetap tekun membawa dalam doa dan puasa untuk mencari kehendakNya.

Setelah 2 tahun berjalan, kelihatannya tidak ada perubahan yang berarti dalam hidup Danu. Memang dalam bisnis, Danu semakin berhasil dan sukses, namun dengan kesuksesan itu Danu bertambah jauh dari Tuhan dan bahkan tidak lagi memikirkan kehidupan rumah tangganya dengan Susi. Danu menyerahkan semuanya pada tangan Susi, istrinya.

Pada pertengahan tahun ke 3, Tuhan memberi karunia seorang anak kepada Danu dan Susi. Susipun tidak bisa berbuat apa-apa lagi untuk mengubah Danu. Susi tetap tekun untuk terus mendoakan supaya Danu bisa berubah.

Sampai pada akhirnya...

Danu diundang kerumah teman kantornya. Disanapun Danu ikut-ikutan judi kecil-kecil. Mereka saat itu berjudi bola. Secara tiba-tiba teman dekat Danu kemudian teriak-teriak dan seperti kerasukkan setan. Danu dan teman-teman yang lain begitu panik dan ketakutan. Akhirnya mereka teringat pada seorang gembala digereja mereka yang memiliki karunia untuk mengusir setan. Setelah seorang gembala ini datang dan mendoakan, teman Danupun bisa kemudian sadar dan kembali pulih. Sejak keadaan itu, Danu kemudian tersadar akan semua kesalahan yang sudah dia perbuat. Segala tanggung jawab dan apapun yang seharusnya dia lakukan sebagai seorang suami, namun semuanya harus dikerjakan oleh istrinya. Setelah keadaan itu, Danu kembali ke rumah..
Susipun menantikan kedatangan Danu. Setibanya Danu di rumah, ketika melihat Susi sedang membukakan pintu...Danu lantas lansung sujud dikaki Susi dan berkata..
Danu : "Maafkan aku Susi, aku sudah tidak bisa menjadi seorang suami yang terbaik bagimu" (sambil terisak tangis dan perasaan penyesalan yang begitu mendalam)
Susi: "Apa yang sudah terjadi denganmu, Dan?" (merangkul Danu dengan penuh kebingungan)
Susipun memapah Danu dan membawanya masuk ke dalam rumah. Kemudian Danu menceritakan segala kejadian yang sudah terjadi dirumah temannya itu. Sejak kejadian itu, Danu mulai tersadarkan bahwa hidup tanpa Tuhan itu kosong dan tidak berarti. Hanya Tuhan yang bisa menjaga hidup kita..karena tanpa Tuhan semuanya ada sia-sia saja.

Setelah Danu selesai bercerita, Susipun mengajak Danu untuk berdoa bersama. Mereka mengucap syukur karena Tuhan sudah bekerja dihati Danu. Sekian lama doa dan puasa penantian Susipun telah dijawab oleh Tuhan. Betapa luar biasanya Tuhan bekerja didalam hidup Danu dan Susi.

Keesokkan harinya, setelah Danu pulang dari pekerjaannya ke kantor. Danu langsung pergi ke rumah pendeta di gereja. Dia menceritakan setiap hal yang dia alami dan bagaimana Tuhan menjamahnya melalui kejadian yang ada. Dia sudah benar-benar memutuskan ingin lahir baru dan berubah. Akhirnya setelah 3 bulan Danu mengikuti peneguhan untuk lahir baru di gerejanya tersebut, Danupun benar-benar berkomitmen untuk mengubah dirinya.

Sejak Danu benar-benar memutuskan untuk lahir baru didalam Kristus, Danu mulai mengerti tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang suami. Dia mulai bisa mengasihi, Susi, istrinya dengan kasih yang diteladani dari Kristus yang sudah mengasihi jemaatNya dengan kasih yang tak berkesudahan. Hubungan suami-istri mulai terpulihkan dan Susi yang memang punya karakter dominan/ pengatur, setelah melihat perubahan suaminya...Susipun belajar perlahan untuk mulai tunduk kepada suaminya.

Dari cerita singkat diatas kita bisa belajar bahwa:
1. Hanya Tuhan yang mampu memulihkan sebuah keluarga. Tanpa Tuhan, sebesar apapun usaha manusia tidak akan dapat sanggup melakukan/menyelesaikan apapun. Pernikahan dibangun untuk memuliakan namaNya. Jadi sebesar apapun tantangan yang kita hadapi didalam pernikahan kita, marilah kita tetap beriman dan percaya akan kuasa pemulihan Tuhan didalam hidup pernikahan kita. Jangan pernah berputus asa dengan keadaan yang ada karena pernikahan sendiri adalah kudus dimata Tuhan..bagaimana Tuhan mengambarkan sebuah pernikahan seperti layaknya hubunganNya sendiri dengan jemaat.

2. Para suami juga harus ada inisiatif untuk mau berubah. Jika Danu tidak mau mendengar peringatan dari Tuhan dan segera datang kepada pendeta yang ada digerejanya untuk memohon bantuan didalam mengubah dirinya..maka Danu tidak akan pernah benar-benar lahir baru. Memang seorang pria memiliki ego yang lebih besar daripada seorang wanita, tapi tanpa kerendahan hati maka tidak akan pernah ada perubahan pada diri seseorang. Hidup dengan ego tidak selalu membawa kebaikkan, namun hidup dengan kerendahan hati akan selalu membawa kebaikkan.

3. Para istri tetap setia untuk terus mendoakan suami dan keluarganya. Tanpa dukungan doa dari Susi, istrinya..Danupun juga tidak akan dapat mengalami pemulihan didalam hidupnya. Dibalik suami yang kokoh dan teguh, diperlukan seorang istri yang kuat dan tekun didalam doa-doanya.




"When the spouses' spiritual, emotional and physical relationships with each other are all strong, and each spouse's relationship with God is strong, the marriage is strong and balanced"~by purposeofmarriage.org


Read More..

Friday, 14 October 2011

CaraMu Tuhan

CaraMu Tuhan terindah bagiku,
Tak mampu kupahami sedalamnya kasihMu bagiku,
Setiap hal Kau pergunakan untuk menyempurnakanku,


Diatas yang kupinta, seakan Kau diam membisu,
Diluar kuberseru keras, seakan Kau tak meresponinya,
Tapi dengan keadaan tersebutlah Kau sebenarnya bekerja,

Dengan setiap kesulitan Kau hendak menempa imanku,
Melalui keadaan sekitar yang menyakitkan Kau memupuk kasihku,
Setiap pencobaanpun Kau hadirkan tuk menujukkan anugerahMu,

Apapun keadaan yang boleh terjadi didalam hidupku,
Ajarku tuk selalu sadar bahwa Engkau terbaik diatas segalanya,
Suka dan dukapun bisa Kau gunakan ’tuk membentukku,

Biarlah caraMu menyempurnakan karakterku dalamMu,
Mampukanku tuk berjalan sesuai dengan caraMu Tuhan,
Sampai sempurnalah s’gnap rencanaMu dalam hidupku.

by: veve

Read More..

Monday, 3 October 2011

Coal vs. Diamond

Apakah kita mau menjadi karbon atau berlian?

Perbedaan karbon dengan berlian sangatlah tipis. Proses pembuatannyapun berbeda sangat tipis, namun menghasilkan perbedaan yang besar sekali. Dari web: http://belajarkimia.com, kami mendapatkan penjelasan mengenai perbedaan karbon dengan berlian. Berikut akan kami jelaskan dengan sedikit mengenai perbedaan tersebut.


Karbon dapat dibuat dari pembakaran hidrokarbon atau coal, atau yang lainnya dengan kondisi udara yang terbatas sehingga terjadi pembakaran yang tidak sempurna. Karbon tersebut adalah sediment berwarna hitam atau coklat kehitaman yang bersifat mudah terbakar dan terutama memiliki komposisi utama belerang, hydrogen, oksigen, dan nitrogen. Antrasite adalah jenis coal dengan kandungan karbon yang tinggi dan sedikit ketidakmurnian sekitar 92-98%.

Sedangkan Berlian atau diamond adalah salah satu bentuk alotrop karbon dimana struktur atom C tersusun sebagai kubus berpusat muka diamond lebih stabil dibandingkan grafit, memiliki kekerasan yang tinggi dan konduktifitas yang besar. Kristal diamond dibuat dari karbon tetrahedra seperti kristal silikon. Proses pembuatan diamond salah satunya menggunakan teknik ” High Pressure High Temperature (HPHT)”, warna dari diamond sintesis ini umumnya kuning akibat impuritas dari nitrogen.

Dari kedua perbedaan bentuk karbon dan berlian itu, kami mendapatkan sebuah pelajaran berharga. Kadang kita didalam kehidupan ini menghadapi banyak tantangan, banyak permasalahan dan seakan semuanya berjalan begitu tajam, menyakitkan, dan bahkan membuat kita tidak mampu melakukan apa-apa lagi "seakan tak ada jalan keluar". Tapi apakah kita sadar bahwa keadaan demikianlah yang akan membuat iman kita lebih kuat sehingga kita bisa muncul sebagai sebuah berlian?. Atau kita kemudian mengerutu dengan setiap tekanan dan permasalahan yang ada "berhenti di tengah pertandingan hidup ini", kemudian keluar menjadi sebuah karbon yang nilainya jauh lebih rendah dibandingkan dengan sebuah berlian?

Karbon dan berlian adalah berasal dari bentuk benda yang sama, tapi ditempa dengan cara yang berbeda. Karbon terbentuk dari pembakaran yang tidak sempurna, namun sebuah berlian diproses dengan panas pembakaran yang sangat tinggi dan sempurna. Panas pembakaran itu terlihat begitu menyakitkan, namun menghasilkan sebuah berlian yang bernilai mulia dan mahal harganya.

Tak jarang kamipun ketika menghadapi tekanan dan permasalahan, apalagi serasa Tuhan diam..kamipun mulai mengerutu dan membandingkan keberadaan diri kami dengan orang yang lain, yang seakan kehidupan mereka "lebih enak" dibandingkan dengan kami. Tapi dengan perbedaan yang kami dapat tentang karbon dan berlian kami semakin mengerti bahwa seharusnya kami tidak seharusnya menggerutu atau mengomel atau membandingkan diri dengan orang lain....namun sebaliknya kami harus bersyukur. Dengan proses tekanan dan permasalahan "bagaikan berlian yang harus dipanaskan dengan sempurna", kamipun akan keluar menjadi sebuah berlian yang indah dimataNya. Kami percaya bahwa ketika kami diperbolehkan menghadapi tantangan apapun, DIA tidak tinggal diam. DIA turut merasakan setiap hal (pahit, getir, susah, tekanan, senang, sukacita, apapun itu) yang kami rasakan. Bahkan ketika kami berdoa dan serasa putus asa..kami percaya bahwa DIA selalu ada dan airmataNyapun mengalir ketika kami menangis dan mencari perlindunganNya.

Jadi bagaimanakah dengan diri kita?, akankah kita mau berubah dan mensyukuri ketika tekanan diperbolehkan datang didalam hidup kita?, maukah kita mengingat bahwa Tuhan kita terlampau baiknya ingin membentuk kita menjadi sebuah berlian terlepas dari proses sepahit apapun yang kita alami?, maukah kita keluar menjadi sebuah karbon atau berlian (semua pilihan ada ditangan kita)?


"No temptation has overtaken you except what is common to mankind. And God is faithful; he will not let you be tempted beyond what you can bear. But when you are tempted, he will also provide a way out so that you can endure it"-1 Corinthians 10:13/NIV

Read More..

Wednesday, 21 September 2011

I don't want to envy, help me GOD!

Judul diatas mengungkapkan isi hati terdalam dihati saya.Ketika saya tahu seorang teman digereja sedang hamil. Betapa bahagianya dia dengan kehamilannya. Sampai memegang perutnya,dia tersenyum dan bercerita betapa bahagianya dia serta keluarga atas kehamilannya. Tapi disaat itulah hati saya menjerit dengan keras:'Tolonglah saya ya Tuhan, saya tidak ingin iri dengan dia'.

Hal terbesar yang membuat saya iri karena dia baru saja menikah, sebulan kemudian dia langsung diberi kesempatan untuk hamil. Mulailah saya mengasihani diri sendiri, membandingkan diri dengannya dan betapa saya bertanya-tanya mengapa saya?. Mengapa saya harus mengalami penantian ini?, mengapa saya diberi masalah dengan sel telur serta posisi rahim yang terbalik?, mengapa saya belum diberi kesempatan merasakan kehamilan?. Saya sudah tahu semua jawaban dari mengapa..tapi didalam keberdosaan saya,jujur saya kadang tak kuasa untuk berpikir jernih dan positif. Melihat bahwa APAPUN yang saya alami karena kebaikkanNya. WaktuNya tepat bagi saya, kapanpun itu, rencanaNya adalah sempurna.


Dengan perasaan yang kalut tersebut,mulailah saya menimbun 'secara tidak langsung' semua rasa iri saya terhadap teman saya tersebut. Saya mulai berpikir negatif tentang dia: mengapa dia tidak mau berempati pada orang lain?, mengapa dia seakan sombong dengan keadaannya?, mengapa dia tidak bisa membawa diri dengan baik?. Yah..begitulah seorang yang sedang iri. Lambat tapi pasti dengan membenarkan dan mengasihani diri sendiri tapi mencari kesalahan orang lain.

Bahkan sayapun sampai memutuskan untuk tidak ke gereja pada hari minggu untuk menenangkan hati saya. Saya tidak ingin perasaan iri ini terus berkembang dan tumbuh subur. Jadi mungkin, menurut pemikiran saya, lebih baik saya tidak ke gereja sementara. Dengan tidak melihat orang yang bersangkutan maka saya lambat laun akan melupakan orang tersebut. Karena begitu suburnya, saya sampai membawa orang yang bersangkutan didalam mimpi-mimpi saya. Saya tidak bisa tidur dengan nyenyak bahkan tidak bisa konsentrasi dengan kegiatan saya di sekolah. Benar-benar dosa yang dipupuk bisa membawa kehancuran.

Kemudian saya berdoa kepadaNya untuk memohon supaya saya bisa dididik untuk tidak menjadi iri hati. Apakah yang Tuhan perbuat dalam mendidik saya?. Saya berharap bahwa didikannya akan menenangkan hati saya, membuat saya lebih damai dan melepaskan semua kekawatiran saya. Tapi ternyata caraNya benar-benar berbeda dengan apa yang saya pikirkan.

Setelah selesai berdoa, Tuhan langsung menjawab doa saya. Cukup cepat jawaban Tuhan, tapi benar-benar mengena dihati saya. Saya pada waktu itu memang mengajukan diri untuk ikut membantu di pelayanan sekolah minggu digereja. Kemudian saya menerima email dari koordinator sekolah minggu bahwa minggu depan saya bisa mulai membantu di sekolah minggu. Kebetulan pada minggu yang sama itu suami saya juga memulai kembali pelayanan organisnya. Setelah sejenak saya tersenyum bahagia dengan email tersebut, saya kemudian tersentak bingung..tidak jelas..kawatir..semua bercampur menjadi satu .

Ternyata saya harus melayani bersama dengan 'orang yang membuat saya iri'. Saya bahkan tidak bisa lari lagi karena suami saya juga harus pelayanan sebagai organis. Saya benar-benar tidak menyangka bahwa dengan menjadikan saya untuk belajar tidak iri adalah saya harus bergaul dengan 'orang yang membuat saya iri'. Semalamanpun (sabtu malam) saya tidak bisa tidur karena terus berpikir apa yang akan terjadi besok minggu ketika saya pelayanan dengan 'orang yang membuat saya iri'.

Hari minggupun datang, saya dan suami pergi ke gereja lebih awal. Kami sama-sama harus mempersiapkan diri sebelum pelayanan berlangsung. Sayapun bertemu dengan orang tersebut. Didalam hati saya penuh dengan kekawatiran dan campur aduk semua macam perasaan (tidak mampu saya lukiskan). Kemudian saya langsung berdoa didalam hati:'Ya Bapa tolong mampukan hambaMu ini'. Saya bertemu, bercakap-cakap..dan akhirnya kami bisa melayani bersama. Bahkan saya bisa mengambilkan dia kursi untuk duduk serta berkata:'duduklah, berdiri terus tidak baik untuk orang yang sedang hamil'. Saya tidak menyangka bisa berkata demikian. Benar-benar luar biasa Tuhan mendidik saya. Ketika semua yang terjadi, perasaan saya menjadi berubah. Perasaan iripun mulai berangsur-angsur sirna dan bahkan saya bisa belajar untuk berbahagia dengan orang lain yang merasa bahagia .

Dari kejadian tersebut, saya belajar 2 hal didalamnya :
1. Cara Tuhan berbeda dengan cara kita, tapi semuanya mendatangkan kebaikkan bagi hidup saya.
2. Setiap pergumulan yang saya hadapi membuat saya menjadi semakin dewasa didalamNya.
3. PertolonganNya tidak pernah terlambat, TEPAT pada waktuNya.

'No temptation has overtaken you that is not common to man. God is faithful, and he will not let you be tempted beyond your ability, but with the temptation he will also provide the way of escape, that you may be able to endure it '-1 Corinthians 10:13/ESV

Read More..

Wednesday, 14 September 2011

Christian Soldier: So many people are lost!!

Kehidupan manusia selalu berwarna dan nampak indah
Kadang tawa dan tangis datang bersamaan
Sukacita dan dukacita mengiringi hidup ini
Perasaan dan keadaan yang indah dibuat sendiri oleh manusia

Manusia selalu mencari jati diri dan jawaban atas hidup ini
Tak jarang menutupi keberadaan diri sendiri
Membangun tembok yang megah nan indah supaya orang lain tak mengerti
Diam akan kebenaran karena setiap orang seakan melakukan yang sama


Siang dan malampun datang silih berganti
Manusia hanya sibuk dengan diri mereka sendiri
Yang satu mencari dan yang lain menemukan
Semuanya berjalan bergantian seiring menunggu ujungnya

Serasa sepi, manusia tak jarang melarikan diri
Ada yang kearah kedamaian semu
Namun...ada pula ke arah yang benar
Semuanya tak jarang menurut pemikiran dan pandangan mereka sendiri

Adakah mereka sadar akan hidup mereka?
Benarkah mereka sesungguhnya mencintai kehidupan mereka?
Kasih yang murnikah yang mereka terima / berikan?
Sudahkah mereka tahu jawaban yang benar atas kehidupan ini?

Manusia seharusnya diciptakan bagi kemulianNya
Tapi..sedikit dari mereka yang sadar akan kasih dan keberadaanNya
Banyak dari mereka tidak mengerti tujuan mereka diciptakan
Memandang kasihNya yang besar dari jiwa mereka yang sudah hilang

Hai prajurit Kristus!

Waktu kedatanganNya sudah hampir dekat
Ada saatnya nanti semuanya akan berakhir
Setiap bagian dalam firmanNya akan tergenapi
Setiap kebenaran akan terbuka bersama dengan pengadilanNya

Seharusnyalah tugas kita untuk menolong manusia lain yang terhilang
Memberitahu dan membagikan kasihNya bagi mereka yang belum mengetahuinya
Membawa setiap jiwa mereka kepada pengampunanNya sebelum terlambat
Kita sebagai prajurit Kristus menyatakannya

Sudahkah kita sebagai prajurit Kristus bertindak tanpa menunggu?
Sudahkah kita peduli dengan mereka disekitar kita?
Sampai kapankah kita berdiam dalam zona kenyamanan kita?
Semua ada ditangan kita...Prajurit Kristus!

Junjung panjimu, siarkan berita keselamatan dari padaNya
Jalani hidupmu sehingga nama BapaMu disurga dipermuliakan
Bukan karena kita semua mampu melakukan panggilan kita
Namun karena kasihNya kita maju berperang memenangkan jiwa-jiwa.

by: veve

Read More..
Our Journey © 2008 Por *Templates para Você*